Bangunan Usang Diperbaiki, Pelayanan Kesehatan Hewan Ditarget Lebih Maksimal
NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Nganjuk akan diperbaiki tahun ini. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk mengalokasikan anggaran rehabilitasi sebesar Rp 530 juta untuk memperbaiki aset milik daerah tersebut.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, setelah bertahun-tahun tidak mendapatkan perbaikan, Puskeswan Nganjuk akhirnya mendapat jatah rehabilitasi.
“Rehab dilakukan karena bangunan yang sudah terlalu usang,” ujar Marhaen.
Dari informasi terakhir, proses lelang proyek telah rampung dilaksanakan.
Proyek yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk 2026 itu dimenangkan CV Kencana Putra Perkasa, kontraktor asal Kecamatan Pace.
Perusahaan tersebut memenangkan tender dengan nilai penawaran Rp 424 juta, lebih rendah dibanding pagu anggaran sebesar Rp 530 juta.
Kontraktor juga telah menandatangani kontrak kerja.
Saat ini, proses rehabilitasi Puskeswan sedang dikebut.
Sesuai kontrak, pekerjaan ditargetkan selesai dalam 90 hari kerja, dengan masa pemeliharaan selama 365 hari setelah pekerjaan diserahterimakan.
“Masa pemeliharaan akan dilakukan setelah penyerahan pekerjaan,” tandasnya.
Marhaen menjelaskan, renovasi dilakukan karena kondisi bangunan sudah jauh dari kata layak.
Selama bertahun-tahun, bangunan yang berada di kompleks yang sama dengan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) tersebut belum pernah mendapatkan perbaikan.
Akibatnya, sejak diresmikan belasan tahun lalu, kondisi bangunan terus mengalami penurunan.
“Pemkab Nganjuk bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Salah satunya di Puskeswan Nganjuk,” imbuh orang nomor satu di Kabupaten Nganjuk itu.
Rehabilitasi akan mencakup sejumlah bagian penting.
Mulai dari renovasi ruang registrasi, ruang administrasi, ruang penunjang, ruang pemeriksaan, hingga perbaikan atap bangunan.
Editor : Miko“Kami targetkan rehab segera rampung. Dengan itu pelayanan di Puskeswan Nganjuk dapat kembali maksimal,” pungkasnya. (wib/tyo)