DPRD Nganjuk Tanggapi Mobil Siaga Desa Kutorejo di Alun-Alun Kota Batu: Harusnya Ada Tabayun!

rekian • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:07 WIB
Ketua Komisi I DPRD Nganjuk, Puguh Wicaksono, menanggapi viralnya mobil siaga Desa Kutorejo di Kota Batu.
Ketua Komisi I DPRD Nganjuk, Puguh Wicaksono, menanggapi viralnya mobil siaga Desa Kutorejo di Kota Batu.

NGANJUK, RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM- Keberadaan mobil siaga milik Pemerintah Desa Kutorejo, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk di kawasan Alun-Alun Wisata Kota Batu sempat memicu perdebatan hangat di media sosial.

Menanggapi isu yang telanjur menyebar luas tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Nganjuk, Puguh Wicaksono, telah meminta penjelasan dari pemerintah desa terkait adanya peristiwa tersebut. Ia pun meluruskan kesalahpahaman yang terjadi di tengah masyarakat.

Baca Juga: Heboh Mobil Siaga Desa Kutorejo Parkir di Alun-Alun Batu, Camat Kertosono: Mampir Salat dan Makan

Berdasarkan hasil klarifikasi yang diterimanya, Puguh menegaskan bahwa kehadiran mobil siaga desa di kawasan wisata Alun-Alun Kota Batu itu sama sekali bukan untuk kepentingan rekreasi.

Ia menjelaskan bahwa pada saat kejadian, pengemudi mobil fasilitas negara tersebut hanya sedang menepi dan berhenti sejenak untuk beristirahat, melaksanakan ibadah salat, serta makan.

Baca Juga: Rayakan HUT RI ke-81, Desa Banjaranyar Tanjunganom Beri Gebrakan lewat Upacara Berkostum Jadul

Politisi dari Partai Demokrat ini sangat menyayangkan tindakan warganet yang langsung memotret dan menyebarkan keberadaan mobil tersebut ke media sosial tanpa mencari tahu alasan sebenarnya.

Menurut Puguh, masyarakat seharusnya mengedepankan sikap tabayun atau konfirmasi dengan bertanya langsung kepada sang pengemudi di lokasi kejadian.

Baca Juga: Musim Panen Cengkeh Tiba, Petani Desa Blongko Nganjuk Raih Untung Hingga Ratusan Ribu Rupiah per Kg

Ia meyakini bahwa insiden ini tidak akan memicu kegaduhan publik jika ada proses saling kroscek. Dan ia pun merasa prihatin karena petugas pengemudi harus menerima cacian akibat narasi yang tidak utuh.

Sebagai bentuk pencegahan dan pertanggungjawaban ke depannya, Puguh mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintah desa agar lebih berhati-hati dalam menggunakan mobil siaga desa.

Baca Juga: Tiga Bulan, 264 Desa Sedot Rp 44,49 Miliar

Ia mengingatkan bahwa kendaraan tersebut adalah fasilitas dari negara yang ditujukan murni untuk kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, transparansi sangat dibutuhkan agar publik mengetahui bahwa mobil tersebut beroperasi sebagaimana mestinya.

Puguh juga menekankan, pentingnya manajemen informasi dari pihak desa. Jika ada insiden serupa yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

Baca Juga: Update Kasus Pembunuhan Desa Kaloran Nganjuk: Nyawa Melayang karena Sakit Hati Tak Direstui

Ia meminta pemerintah desa terkait untuk segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik, sehingga informasi tersebut tidak berubah menjadi isu liar yang sulit dikendalikan.

Editor : rekian
Mobil Siaga Kutorejo kota batu partai demokrat klarifikasi dprd nganjuk