NGANJUK, RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk memiliki banyak cara dalam memaknai arti Kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satunya dengan menargetkan perbaikan jalan hingga 100 kilometer (Km) di tahun 2026.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI di GOR Bung Karno kemarin (17/8), bupati yang akrab disapa Kang Marhaen itu berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Angin.
Baca Juga: Bupati Marhaen dan Khofifah Gelar Pasar Murah di Nganjuk
Salah satunya dengan terus melakukan perbaikan jalan rusak. “Di HUT ke-81 RI, Pemkab Nganjuk akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Marhaen menjelaskan, kemerdekaan tidak hanya dimaknai bebas dari penjajah. Karena di masa kini, kemerdekaan dapat dimaknai dengan bebas dari kemiskinan, kebodohan, dan hal-hal yang menjauhkan masyarakat dari kesejahteraan. Salah satunya adalah jalan rusak.
Baca Juga: 21 Ruas Jalan Rusak Parah di Nganjuk Ditarget Rampung Agustus, Fokus Rekonstruksi Wilayah Pinggiran
Hal itu yang membuat Marhaen untuk berkomitmen dalam mengatasi jalan rusak di Kota Angin. Tidak tanggung-tanggung, di tahun ini, Pemkab Nganjuk menargetkan perbaikan jalan rusak hingga lebih dari 100 Km.
“Saat jalan sudah bagus, kesejahteraan masyarakat dapat dicapai,” tambahnya.
Baca Juga: Jalan Desa di Kelutan Rusak Parah. Warga Minta Pemdes Segera Perbaiki Jalan
Sementara itu, perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung meriah di Kabupaten Nganjuk. Marhaen memimpin langsung upacara bendera yang berlangsung di GOR Bung Karno.
Upacara yang berlangsung pukul 08.00 WIB itu juga diikuti oleh seluruh forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda).
Baca Juga: Viral Aksi Tanam Pisang dan Sebar Lele di Jalan Rusak, Bupati Marhaen Langsung Turun ke Desa Betet
Setelah melakukan upacara bendera, rombongan lalu bergeser ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Yudha Pralaya. Di sana Marhaen bersama rombongan melakukan doa bersama dan tabur bunga.
Kegiatan lalu dilanjutkan dengan menyaksikan siara langsung upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan. Kegiatan itu dilakukan di Pendapat KRT Sosrokoesoemo Nganjuk.
Baca Juga: Jalan di Pacewetan Rusak Parah, Warga Tak Berani Melintas Malam Hari
Setelah itu, sekitar pukul 10.30 WIB, Marhaen menyerahkan remisi kepada narapidana di Rutan Kelas IIB Nganjuk. Lalu pada pukul 16.00 WIB, Marhaen mengikuti upacara penurunan bendera Merah Putih.
Editor : rekian