NGANJUK, radarnganjuk.jawapos.com– Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Nganjuk menggelar Pembinaan Kepesertaan serta Sosialisasi Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek), Senin (24/8).
Kegiatan berlangsung di Aula Disnaker Jalan Dermojoyo Nganjuk. Sebanyak 40 perwakilan perusahaan se-Kabupaten Nganjuk mengikuti kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk, Itsna Shofiani menyampaikan optimisme untuk mencapai target Universal Coverage Jamsostek (UCJ) sebesar 31,63 persen pada 2026 mendatang.
Menurutnya, capaian tersebut membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN).
Baca Juga: Disnaker Nganjuk Gelar Pelatihan untuk Tekan Angka Pengangguran
"Kami juga meminta ASN di lingkungan Pemkab Nganjuk untuk mendukung capaian perlindungan pekerja rentan, salah satunya adalah memasukan pekerja informal ke dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.
Pekerja rentan yang menjadi sasaran perlindungan tidak hanya terbatas pada Pekerja Ibu Rumah Tangga (PIRT).
Baca Juga: Puluhan Ribu Warga Nganjuk Menganggur, Disnaker Soroti Fenomena ‘Muntaber’
Ke depan, cakupan akan diperluas bagi pekerja sosial, pekerja keagamaan, perangkat desa, ketua RT/RW, hingga tenaga kerja serabutan.
Penanggung Jawab Acara sekaligus Kabid Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja Disnaker Nganjuk, Suwanto, menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang hadir.
Baca Juga: Disnaker Nganjuk Gelar Pelatihan Menjahit DBHCHT untuk Tekan Pengangguran
"Harapannya semua perusahaan lebih peka terhadap perlindungan pekerja rentan dan memahami manfaat layanan tambahan Jamsostek," ujarnya sambil memastikan anggaran kegiatan bersumber dari DBHCHT.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari BPJS Ketenagakerjaan, Taruma Sakti, yang memaparkan teknis dan manfaat kepesertaan.
Baca Juga: Kepala Disnaker Itsna, Fokus Tekan Pengangguran
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Nganjuk Ulum Basthomi memberikan pesan khusus kepada 40 perusahaan yang hadir.
Ia meminta agar perusahaan memberikan tempat kerja yang aman dan nyaman bagi para pekerja.
Baca Juga: Disnaker Nganjuk Gelar Pelatihan Kompetensi Gandeng PT KBI, Target Tekan Pengangguran
"Kami juga berkomitmen menyiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan," ujar Ulum.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya fasilitas ibadah di lingkungan kerja.
Baca Juga: Disnaker Beri Pelatihan Barbershop , Raih JP Radar Kediri Awards 2024 karena Tekan Pengangguran
"Jangan sampai ada pekerja yang kesulitan beribadah. Setiap perusahaan seharusnya menyediakan musala sebagai tempat ibadah," tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas perlindungan ketenagakerjaan di Nganjuk.
Editor : rekian