Wabup Nganjuk Trihandy: Sektor Peternakan Nganjuk “Seksi”, Perlu Kolaborasi Kuat Antar Stakeholder

rekian • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 05:26 WIB
Wabup Trihandy saat memaparkan pentingnya sinergitas untuk mewujudkan peternak handal di Kabupaten Nganjuk.
Wabup Trihandy (tengah) saat memaparkan pentingnya sinergitas untuk mewujudkan peternak handal di Kabupaten Nganjuk.

 

NGANJUK, radarnganjuk.jawapos.com– Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, peternak, dan tenaga teknis untuk menguatkan sektor peternakan di Nganjuk. 

Menurutnya, potensi peternakan di daerah ini sangat besar dan layak untuk terus dikembangkan.

Hal itu disampaikannya saat bertemu dengan 50 peternak dari berbagai kecamatan di Kabupaten Nganjuk di Dinas Pertanian (Disperta) pada Kamis (17/8). 

Baca Juga: Disperta Beri Pelatihan Budidaya Tembakau di Gondang. Jadi Solusi untuk Sawah yang Diserang Tikus

“Peternakan Nganjuk ini sangat seksi. Kontes kambing setiap tahun saja selalu laku. Ini bikin happy. Selain pertanian sebagai lumbung pangan, peternakan kita juga bagus,” ujar Wabup Trihandy didampingi Kepala Disperta Nganjuk Ida Shobihatin. 

Wabup menilai peran inseminator, dokter hewan, dan paramedik sangat vital dalam menjaga kesehatan dan produktivitas ternak.

Ia menyebut kehadiran dokter hewan berbeda dengan dokter umum karena harus memahami langsung persoalan di lapangan bersama peternak.

Baca Juga: Dinas Pertanian Nganjuk Siap Dukung Swasembada Pangan Hewani, Gelar Pameran Peternakan di GOR Bung Karno

“Dokter hewan kalau tidak ada peternak pasti bingung. Begitu juga sebaliknya. Karena itu perlu diperkuat lagi kolaborasinya agar bisa saling tahu permasalahan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyoroti dukungan populasi ternak di Nganjuk yang sudah mencapai 120 ribu lebih ekor.

Jumlah itu dinilai sebagai modal besar untuk pengembangan industri peternakan ke depan.

Wabup Trihandy didampingi Kepala Disperta Nganjuk Ida Shobihatin foto bersama peternak dan paramedik di Dinas Pertanian Nganjuk pada Kamis (27/8).
Wabup Trihandy didampingi Kepala Disperta Nganjuk Ida Shobihatin foto bersama peternak dan paramedik di Dinas Pertanian Nganjuk pada Kamis (27/8).

 

Baca Juga: Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk Gelar Gerakan Pengendalian OPT Serentak

Ia bahkan menyebut sudah ada investor yang berencana membangunan pabrik peternakan di wilayah Jatikalen, Kabupaten Nganjuk. Ini adalah peluang bagi para peternak yang nanti bisa menjadi mitra perusahaan. 

Selain itu, Wabup mendorong adanya standarisasi harga komoditas peternakan seperti telur melalui sinergi Dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan.

“Ke depan kita harapkan harga seperti telur  bisa distandarisasi agar peternak tidak dirugikan dan konsumen juga diuntungkan,” pungkasnya.

Baca Juga: Disperta Gelar Agriexpo untuk Pamerkan Produk Unggulan Pertanian. Peringati Hari Krida Pertanian Tahun 2025

Pemkab Nganjuk berharap dengan penguatan SDM teknis, dukungan populasi ternak, dan rencana investasi baru, sektor peternakan bisa menjadi penopang ekonomi masyarakat selain sektor pertanian. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Nganjuk, Ida Shobihatin, mengatakan instansinya berkomitmen untuk memperkuat sektor peternakan untuk mencapai swasembada pangan hewani. 

Baca Juga: Mengenal Kartini Masa Kini Nganjuk Plt Kepala Disperta Itsna Shofiani

Karena itu, dalam rangka memperingati HUT Ke-81 RI dan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan 2026 Disperta Nganjuk menggelar tiga agenda strategis di bidang peternakan. Yakni mencakup sterilisasi kucing, sosialisasi perizinan, dan penilaian petugas inseminator berprestasi se-Jawa Timur.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesehatan hewan, tertib regulasi, dan penguatan SDM peternakan.

"Kami berkomitmen menyediakan daging ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Higienis) dari produksi lokal," ujarnya.

 

Editor : rekian
peternak nganjuk wabup trihandy katikalen pabrik peternakan dinas pertanian