Antisipasi Cuaca Ekstrem, Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk Mitigasi Ribuan Pohon Rawan Tumbang

Novanda Nirwana • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 05:41 WIB
ilustrasi afrizal saiful mahbub/jprk
ilustrasi afrizal saiful mahbub/jprk
 
NGANJUK, radarnganjuk.jawapos.com- Masalah pohon tumbang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemkab Nganjuk.
 
Jika tidak dikelola dengan baik, ancaman ini tentu sangat membahayakan keselamatan warga, terlebih potensi cuaca ekstrem diprediksi masih berlanjut hingga akhir tahun.
 
Baca Juga: Antisipasi Pohon Tumbang Saat Angin Kencang, DLH Nganjuk Tebang Pohon Rawan di Payaman

Oleh karena itu, Pemkab Nganjuk tak mau menganggap remeh potensi bahaya di wilayah Kota Angin tersebut.
 
Sepanjang tahun ini, tercatat sudah ada ribuan pohon rawan yang dipangkas maupun ditebang sebelum benar-benar memakan korban.
 
Baca Juga: Nahas, Penebang Pohon di Nganjuk Tewas Tergantung di Atas Pohon Randu

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk, Sujito, mengungkapkan bahwa langkah mitigasi dan pemangkasan pohon dilakukan setiap hari.
 
Petugas rutin memeriksa kondisi fisik pohon di lapangan dan langsung melakukan penanganan apabila ditemukan bagian yang berisiko.
 
Baca Juga: Cara Merawat Pohon Kelengkeng agar Cepat Berbuah Lebat dan Manis

"Ada sekitar 1.500 pohon yang sudah kami mitigasi. Setiap hari petugas kami turun ke lapangan untuk melakukan langkah tersebut," ujar Sujito.

Dalam pelaksanaannya, pemangkasan tidak dilakukan secara sembarangan. Petugas selalu mempertimbangkan kondisi fisik pohon dan lingkungan di sekitarnya.
 
Baca Juga: DPRD dan DLH Bahas Taman Marsinah, Gelar Hearing untuk Cek Pengurukan
 
Sebab, pohon dari jenis apa pun memiliki risiko tumbang yang sama apabila kondisinya sudah tidak sehat atau rusak.

Sujito mencontohkan, pohon yang pangkal batangnya gosong atau keropos akibat sering terkena pembakaran sampah akan sangat rawan tumbang.
 
Begitu pula dengan pohon yang sudah tumbuh miring ke arah jalan raya.
 
Baca Juga: Usul UMK Nganjuk Jadi Rp 2,4 Juta, DLH Ngebut Urug Taman Pahlawan Buruh Marsinah

"Yang rawan tumbang itu bukan dilihat dari jenis pohonnya, tetapi keadaannya. Ada yang bagian bawahnya keropos karena pembakaran sampah, sampai gosong. Pohon yang miring juga berbahaya, sehingga segera kami lakukan pemangkasan," jelasnya.

Sebagai upaya pencegahan yang lebih maksimal, DLH juga meminta peran aktif dari masyarakat.
 
Baca Juga: Pohon Tua Bikin Warga Waswas, DLH Nganjuk Hanya Potong Dahan dan Ranting
 
Warga yang melihat atau menemukan pohon dengan kondisi rapuh dan membahayakan lingkungan sekitar diimbau untuk segera melapor.

"Masyarakat bisa langsung melapor ke kami, sehingga keluhan tersebut bisa secepatnya kami tindak lanjuti di lapangan," pungkas Sujito.
Editor : rekian
DLH Nganjuk lingkungan hidup pohon tumbang angin kencang KOTA ANGIN