Waspada Pohon Tumbang, Angin Kencang di Nganjuk Diprediksi Bertahan hingga November

Novanda Nirwana • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 05:49 WIB
RAWAN TUMBANG: Petugas DLHKP Nganjuk memotong dahan pohon di tepi jalan. Ancaman pohon tumbang terjadi saat angin kencang. (foto-foto: novanda nirwana/jprk)
RAWAN TUMBANG: Petugas DLHKP Nganjuk memotong dahan pohon di tepi jalan. Ancaman pohon tumbang terjadi saat angin kencang. (foto-foto: novanda nirwana/jprk)

NGANJUK, radarnganjuk.jawapos.com– Masalah pohon tumbang di Kabupaten Nganjuk berpotensi masih terus terjadi.

Hembusan angin kencang diprediksi masih akan melanda "Kota Angin" hingga November 2026 mendatang.

Baca Juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem, Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk Mitigasi Ribuan Pohon Rawan Tumbang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG Stasiun Sawahan Nganjuk menyebut, kecepatan angin saat ini memang belum sekencang Juli lalu.

Namun kewaspadaan tetap diperlukan karena kondisi geografis Nganjuk yang diapit dua pegunungan.“Angin di Nganjuk saat ini masih terbilang normal.

Baca Juga: Angin Kencang Akan Menerjang Kabupaten Nganjuk

Apalagi Nganjuk sendiri terkenal sebagai Kota Angin dan diapit oleh dua pegunungan,” ujar Setyaris, Pengamat Meteorologi dan Geofisika Madya BMKG Sawahan, Jumat (29/8/2026).

Meski tidak merata, BMKG menyebut wilayah dataran rendah berpotensi mengalami hembusan angin lebih kuat dibanding daerah lain.

Baca Juga: Antisipasi Pohon Tumbang Saat Angin Kencang, DLH Nganjuk Tebang Pohon Rawan di Payaman

“Hanya wilayah tertentu yang mungkin anginnya kencang, seperti di dataran rendah,” jelas Setyaris.Kondisi ini bisa meningkatkan risiko pohon tumbang dan dahan patah.

Risiko paling tinggi ada pada pohon yang sudah lapuk, keropos, miring ke jalan, atau memiliki struktur batang yang tidak kuat.

Baca Juga: Waspada! Hujan Petir Mengintai Nganjuk Seharian, BPBD Ingatkan Potensi Angin Kencang dari Timur Laut

Setyaris memperkirakan pola angin seperti ini akan bertahan hingga musim kemarau berakhir.

“Diprediksi angin seperti ini akan bertahan sampai musim kemarau berakhir, perkiraannya sampai November,” pungkasnya.

Baca Juga: Update Cuaca Hari Ini: BPBD Nganjuk Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam 11 Kecamatan

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama saat terjadi peningkatan kecepatan angin secara tiba-tiba.

Pemangkasan pohon rawan dan laporan ke instansi terkait juga perlu dilakukan untuk meminimalisir korban.

Sebelumnya, DLH Nganjuk mencatat sudah ada sekitar 1.500 pohon rawan tumbang yang dimitigasi sepanjang tahun ini.

Editor : rekian
DLH Nganjuk pohon tumbang bencana angin kencang KOTA ANGIN