Jalan Raya Kecubung Nganjuk Rawan Kecelakaan

Karen Wibi • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 22:34 WIB
BERBAHAYA: Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Raya Kecubung-Sukomoro kemarin. Tinggi jalan baru dengan yang lama lebih dari 20 cm membuat rawan terjadi kecelakaan atau terjatuh. (karen wibi/jprk)
BERBAHAYA: Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Raya Kecubung-Sukomoro kemarin. Tinggi jalan baru dengan yang lama lebih dari 20 cm membuat rawan terjadi kecelakaan atau terjatuh. (karen wibi/jprk)

NGANJUK, radarnganjuk.jawapos.com- Perbaikan jalan Sukomoro-Kecubung menyisakan persoalan baru. Perbaikan jalan yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk itu justru mendapat keluhan warga. Salah satunya karena perbedaan tinggi jalan yang terlalu tinggi hingga membuat pengendara kendaraan bermotor me­ngalami kecelakaan.

Perbedaan tinggi jalan itu terjadi di ujung jalan Sukomoro-Kecubung di sisi Selatan. Tidak tanggung-tanggung, perbedaan antara jalan baru dan jalan lama mencapai lebih dari 10 sentimeter (cm). Terlebih tidak ada gradasi antara jalan baru dan jalan lama. Alhasil banyak pengendara kendaraan bermotor yang kesulitan ketika melewati jalan tersebut.

Hal itu seperti yang dikatakan oleh Suprapto, 50, Desa Kepanjen, Kecamatan Pace. Dia mengatakan akibat jalan yang terlalu tinggi, banyak pengendara sepeda motor yang sering kecelakaan. “Kasihan orang-orang yang tidak tahu jalan di sini. Banyak yang sering kaget sampai kecelakaan,” ujarnya.

Menanggapi masalah itu, kemarin (28/9), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nganjuk langsung melakukan perbaikan. Perbaikan hanya dilakukan pada jalan Sukomoro-Kecubung di ruas paling selatan. “Perbaikan dilakukan setelah adanya keluhan dari masyarakat,” ujar Kepala Dinas PUPR Nganjuk Ony Supriyono.

Lebih lanjut, Ony membenarkan tentang adanya perbedaan tinggi antara jalan baru dan jalan lama. Akibat hal itu banyak pengendara sepeda motor yang kaget ketika melalui jalan tersebut. Kondisi tersebut bahkan membuat beberapa pengendara sepeda motor terjatuh.

Kini masalah tersebut sedang ditangani oleh Dinas PUPR Nganjuk. Rencananya perbaikan tersebut akan memakan waktu selama beberapa hari ke depan. Oleh karena itu Ony mengimbau kepada seluruh pengendara kendaraan bermotor untuk berhati-hati. “Kendaraan roda empat atau lebih dilarang untuk melintas sementara waktu,” tambahnya.

Untuk diketahui, perbaikan jalan Sukomoro-Kecubung sebelumnya menggunakan anggaran yang tidak sedikit. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk menggelontorkan anggaran hingga Rp 3,96 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk melakukan perbaikan jalan sepanjang 1,67 kilometer. Dengan rincian perbaikan jalan beton sepanjang 986 meter dan jalan asphalt concrete-wearing course (AC-WC) sepanjang 691 meter. 

Editor : rekian
Sukomoro-Kecubung keluhan warga sering kecelakaan perbaikan jalan apbd