Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Kesenian Bernapaskan Islam, Adegan Tari Aplang Berbentuk Gerakan Silat

Endro Purwito • Kamis, 15 Mei 2025 | 06:30 WIB

Tari Amplang
Tari Amplang
 

JP Radar Nganjuk - Setiap daerah di Nusantara memiliki tarian khas. Masing-masing seni tari tersebut juga mempunyai makna dan filosofi di dalamnya.

Seperti satu tarian tradisional Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah yang dikenal dengan nama tari aplang.

Awalnya tari aplang merupakan sarana penyebaran dakwah agama Islam. Namun kemudian berkembang menjadi seni budaya di kalangan masyarakatnya.

Nama tarian tradisional Aplang sendiri berasal dari kata ndaplang yang memiliki arti tangan yang direntangkan seluas-luasnya.

Kesenian aplang ini bermula dari penyebaran agama Islam di Jawa Tengah. Di mana pada waktu itu kesenian menjadi salah satu cara dalam penyebaran agama Islam.   

Pada saat itu terdapat grub berjanjen di Desa Kaliwuluh, Kecamatan Mandiraja, sebuah media yang berfungsi untuk menyebarkan agama Islam dengan melagukan ayat-ayat suci Al-Qur'an dan syair-syair berbahasa Jawa yang diiringi rebana.

Dari berjanjen inilah kesenian tari Aplang lahir, yang tumbuh dan berkembang sebagai tarian yang bernafas keislaman.

Oleh karena itu, tari Aplang merupakan suatu kesenian yang awalnya digunakan sebagai media dakwah dalam penyebaran agama Islam.

Tari aplang dibawakan secara berkelompok. Biasanya dibawakan paling sedikit oleh lima orang penari putra atau putri. Adapun bentuk dari tari Aplang ialah seperti gerakan silat yang meliputi gerak tusuk, gerak tangkis, menyerang, dan kuda-kuda.

Setelah kedua tangan direntangkan, selanjutnya kedua telapak tangan disatukan di depan dada. Lalu dilanjutkan gerakan-gerakan penghormatan, sesuai tradisi kelompok. Kemudian mengambil sikap kuda-kuda, di mana tangan kanan di depan kanan kiri di tekuk di depan siku, serta gerakan untuk menyerang dan menangkis lawan.

Semula tari aplang digunakan sarana dakwah dalam penyebaran agama Islam, kemudian berkembang menjadi kesenian.

Selain itu juga digunakan sebagai sarana hiburan dan tontonan yang ditampilkan pada saat acara peringatan Maulid Nabi Muhammad, penyambutan tamu, dan acara hajatan.

Editor : Elna Malika
#Tari Amplang #gerakan #Ayat #banjarnegara #Mandiraja #islam #tradisional #seni budaya #radar nganjuk berita hari ini #jawa #jawa tengah #kesenian #AL- QUR'AN #silat