Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Inilah Pengabdian Hebat Seorang Polisi Bhabinkamtibmas di Nganjuk, Setiap Hari Mandikan Lansia Penderita Stroke

Iqbal Syahroni • Senin, 5 Februari 2024 | 22:00 WIB
Photo
Photo

Nganjuk, Radar ­Nganjuk– Pengabdian Bhabinkamtibmas Semare Bripka Vitra Muhammad Wahyudi Sukarela Mandikan dan Suapi Lansia Stroke setiap Hari Bhabinkamtibmas Semare Bripka Vitra Muhammad Wahyudi patut mendapat dua jempol. Vitra tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban Desa Semare, Kecamatan Berbek. Namun, dia juga membantu warga di sana. Salah satu yang dibantu adalah Iksan, lanjut usia (lansia) yang tinggal seorang diri dan mengalami sakit stroke dan luka di kaki kiri karena tertabrak sepeda motor.

14 Januari 2024 adalah pertama kali Bripka Vitra mengunjungi rumah Iksan, 63, warga Desa Semare, Kecamatan Berbek. Vitra berjalan kaki ke rumah Iksan yang berjarak sekitar 40 meter dari Balai Desa Semare. Lokasinya ada di sebelah utara balai desa. “Sepeda motor saya parkir di balai desa. Saya ke rumah Mbah Iksan jalan kaki,” kenangnya.
Saat pertama kali melihat Mbah Iksan, Vitra merasa prihatin. Karena rumahnya sangat memprihatinkan. Lantainya masih tanah. Tidak ada pintu dan jendela. Hanya ada satu ruangan. Mbah Iksan a tidur beralaskan tikar. Bau pesing sangat menyengat. Karena lansia itu buang air kecil di sana. Kemudian, ada kotoran ayam di sana. “Tidak ada kamar mandi di rumahnya,” ujarnya.

Melihat hal itu, Bhabinkamtibmas berusia 37 tahun itu langsung membersihkan tubuh Mbah Iksan. Saat itu, Vitra melihat ada luka di kaki kirinya. Pen yang dipasang di kaki kirinya keluar. Karena setelah ditabrak sepeda motor pada 2021, Mbah Iksan pun harus dirawat di rumah sakit. Kemudian, kaki kirinya dipasang pen platina. Sayang, di rumah, dia terjatuh. Hingga, pen platina di kakinya keluar dan menyebabkan luka menganga.

Dalam kondisi bau yang menyengat, Vitra membersihkan tubuh pria yang hanya tinggal sendirian di rumah itu. Istrinya telah meninggal dunia 20 tahun lalu. Sedangkan, anak tunggalnya kabarnya tinggal di Tanjunganom.

Setelah dimandikan, Vitra menyuapi Mbah Iksan. Semua dilakukan dengan kasih sayang. Karena baginya membantu sesama itu wajib. “Saya membayangkan jika saya tua dan seperti Mbah Iksan, tentu saya juga butuh pertolongan orang lain,” ujarnya.

Sejak saat itu, Vitra setiap hari mengunjungi Mbah Iksan. Dia memandikan dan menyuapi Mbah Iksan. Agar Mbah Iksan sembuh, Vitra kemudian berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Semare dan relawan SGM Nganjuk. Mereka pun sepakat membawa Mbah Iksan ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Nganjuk untuk mendapatkan perawatan. Karena mereka khawatir, luka yang dialami Mbah Iksan semakin parah. Kemudian, stroke yang dideritanya juga tambah parah.
Tidak banyak yang bisa dikatakan Mbah Iksan atas bantuan Vitra. Dia hanya bisa berkata lirih. “Matursuwun,” ujarnya setiap selesai dimandikan dan disuapi. 

 Dapat Bantuan Kemensos, Operasi GratisLangkah cepat dilakukan Bhabinkamtibmas Semare Bripka Vitra. Setelah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat dan relawan Srikandi Gerak Maju (SGM) Nganjuk, Mbah Iksan dilarikan ke Puskesmas Berbek. Di sana, Mbah Iksan dirawat lukanya. Karena tidak bisa melepas pen platina di tulang kering kaki kiri Mbah Iksan, pihak Puskesmas Berbek menyarankan untuk dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Nganjuk.
Sayang, Mbah Iksan tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sehingga, Mbah Iksan kembali pulang. Vitra tidak menyerah. Dia menghubungi Polres Nganjuk. Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polres Nganjuk datang ke rumah Mbah Iksan untuk melanjutkan perawatan luka kakek yang tinggal sendirian itu.

Selama seminggu Mbah Iksan dirawat di rumahnya. Apa yang dialami Mbah Iksan ini akhirnya didengar Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia. Kemudian, Menteri Sosial Tri Rismaharani memberikan bantuan asistensi rehabilitasi sosial (Atensi) pada Mbah Iksan.
Akhirnya pada 22 Januari 2024, Mbah Iksan dirujuk ke RSD Nganjuk. Dia dibawa dengan menggunakan mobil siaga Desa Semare. Vitra yang mengangkat Mbah Iksan sendirian. Maklum, tubuh lansia itu kurus. Berat badannya sekitar 40 kilogram. Jadi, tidak terlalu berat.
Setelah tiba di RSD Nganjuk, Mbah Iksan segera ditangani tim medis. Operasi dilakukan pada 25 Januari 2024. Pen platina di lutut kaki kiri dilepas. Kemudian, diganti dengan pen platina yang baru. “Operasi Mbah Iksan berhasil dan sudah diizinkan pulang,” sambung Humas RSD Nganjuk Eko Santoso.

Mbah Iksan akhirnya pulang pada 26 Januari 2024. Dia menggunakan kursi roda bantuan kemensos. Vitra yang mendorong kursi roda Mbah Iksan. Meski sudah dioperasi tetapi Mbah Iksan tidak bisa berjalan. Karena dia juga mengalami stroke. Vitra yang harus mengangkat dan memandikan setiap hari. Berhubung tidak memiliki kamar mandi, Vitra harus mengangkat air dengan timba. Dia memandikan Mbah Iksan di dalam rumah.

Kondisi itu membuat relawan SGM Nganjuk membangunkan kamar mandi dan WC di rumah Mbah Iksan. Sehingga, jika Mbah Iksan ingin buang air kecil atau buang air besar bisa di sana. Untuk makan, Mbah Iksan mendapatkan bantuan dari kemensos. Vitra yang menyuapinya setiap hari. “Semoga Mbah Iksan segera sembuh dan bisa beraktivitas lagi,” harap Vitra. 

Merawat Mbah Iksan Jadi Agenda Wajib
“Kok telanjang, to. Ayo dipakai dulu bajunya,” ujar Bripka Vitra saat menjenguk Mbah Iksan di rumahnya kemarin. Meski sudah dioperasi tetapi kondisi Mbah Iksan masih belum sembuh 100 persen. Dia belum bisa berjalan. Hal itulah yang membuat Bhabinkamtibmas Semare itu selalu datang menjenguk Mbah Iksan. Untuk memandikan dan menyuapi. Kemudian, Vitra juga menyapu halaman dan rumah Mbah Iksan. “Menjenguk Mbah Iksan itu jadi agenda wajib saya setiap hari,” ujar Bripka Vitra. Biasanya Vitra tidak sendirian. Dia mengajak Bidan Desa Semare Dian Pristy Cahyarini untuk melakukan pengecekan kesehatan rutin.

Pemerintah Desa (Pemdes) Semare, Relawan SGM Nganjuk, Polres Nganjuk, dan tetangga Mbah Iksan juga membantu. Mereka memberikan bantuan. Berbagai bantuan pun mengalir. Mulai dari sembako, kasur busa, bantal, selimut serta pakaian yang lebih layak.

Sementara itu Ketua SGM Nganjuk Sulis mengatakan, selama ini bersinergi bersama Pemdes Semare dengan berbagi tugas mulai dari membersihkan rumah, memandikan Mbah Iksan dan memakai pakaian. “Kami juga membantu agar Mbah Iksan rutin minum obat,” ujarnya. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Redaksi Radar Nganjuk
#Sosok #inspiratif #polisi #nganjuk