Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Lima Makam Tokoh di Nganjuk Ini Ramai Dikunjungi Peziarah saat Bulan Syakban

Redaksi Radar Nganjuk • Rabu, 5 Februari 2025 | 05:00 WIB
Lima Makam Tokoh di Nganjuk Ini Ramai Dikunjungi Peziarah saat Bulan Syaban.
Lima Makam Tokoh di Nganjuk Ini Ramai Dikunjungi Peziarah saat Bulan Syaban.

JP Radar Nganjuk- Bulan Syaban telah tiba. Bulan yang tepat sebelum Ramadan.

Tahukah jika berziarah pada bulan Syaban telah menjadi tradisi masyarakat Indonesia?

Sebelum memasuki bulan puasa, biasanya warga berbondong-bondong untuk berziarah ke makam para leluhur atau sanak saudara yang telah berpulang.

Tujuannya berziarah tentu untuk mengirim doa dan mengingat akan datangnya hari kematian kelak.

Namun selain berziarah kepada leluhur maupun keluarga, tradisi ziarah juga dilakukan di makam-makam orang berpengaruh pada masa lampau. Yang menjadi favorit ziarah biasanya makam Wali Songo.

Selain wali, ternyata beberapa makam tokoh yang ada di Nganjuk ini juga ramai dikunjungi saat bulan Syakban. Berikut beberapa makam tokoh-tokoh di Nganjuk yang banyak dikunjungi peziarah.

1. Makam Syekh Sulukhi
Makam Syekh Sulukhi berlokasi di Kecamatan Wilangan, bersebelahan persis dengan sungai yang menjadi pembatas dengan Kabupaten Madiun.

Bagi rombongan peziarah yang datang dengan bus, dapat memarkirkan di pinggir jalan raya.

Di sini, suasana begitu rindang karena pepohonan.

Suasana yang tenang menambah kekusyukan saat berziarah.

2. Makam Syekh Abdul Malik Ibrahim Al Athos
Konon, tokoh dengan sebutan Syekh Malik atau Sunan Ngatas Angin ini adalah orang pertama yang melakukan syiar agama Islam di Nganjuk.

Makam Sunan Ngatas Angin berada di Desa/Kecamatan Ngetos. Persis di barat Candi Ngetos.

3. Makam Ki Ageng Ngaliman
Berada di lereng Gunung Wilis, makam Ki Ageng Ngaliman selalu ramai dikunjungi peziarah.

Konon, Ki Ageng Ngaliman adalah tokoh yang dikenal sakti.

Karena kesaktiannya, Ki Ageng Ngaliman menjadi sosok yang mengawali membuka lahan di sana. Akhirnya namanya kini menjadi diabadikan menjadi Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan.

4. Makam Kanjeng Djimat

Bupati Nganjuk pertama ini memiliki nama lain KRT Sosrokoesoemo.

Makamnya yang berada satu kompleks dengan Masjid Al Mubarok, Desa Kacangan, Kecamatan Berbek ini selalu ramai peziarah. Tidak hanya dari lokal Nganjuk, namun juga luar kota.

5. Makam Tumenggung Kopek


Di makam ini, dikebumikan Raden Tumenggung Purwodiningrat atau Tumenggung Kopek beserta istri dan kerabat lainnya dari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Makamnya bersebelahan dengan Masjid Baiturrohman, masjid kuno yang dibangun Ki Nur Jalipah. Sedangkan Ki Nur Jalipah sendiri juga dimakamkan di area yang sama.

Sebagai penghormatan, hingga kini Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat masih mencatat Masjid Baiturrohman adalah bagian dari keraton.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#berita nganjuk hari ini #radar nganjuk berita hari ini #Makam Tokoh Masyarakat #nganjuk berita terbaru