NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Fotografi adalah salah satu jenis karya seni. Dahulu fotografi hanya bisa dilakukan kalangan tertentu.
Karena mahalnya alat foto. Serta susahnya proses cetak foto untuk bisa dinikmati hasilnya.
Namun perkembangan teknologi turut mengubah perkembangan dunia fotografi. Sekarang semua kalangan dapat melakukannya.
Ditambah era digital seperti saat ini, dunia fotografi juga bertransformasi. Setiap gawai keluaran terbaru, telah dilengkapi kamera canggih.
Untuk menikmati hasilnya, juga bisa langsung instan. Cukup membuka tempat penyimpanan foto tersebut. Jika hasil kurang maksimal tinggal foto ulang.
Berkembangnya dunia fotografi secara global, turut menyebar pula di Nganjuk. Banyak penghobi foto yang gemar melakukan hunting bersama.
Terkadang mereka mengajak model sebagai obyek yang difoto. Lokasi foto juga berpindah-pindah. Mulai ruang terbuka hingga cafe yang berkelas.
Dari sekian banyak spot foto di Nganjuk, ada tiga lokasi yang cocok menjadi lokasi hunting. Ketiganya adalah berupa bangunan cerobong asap.
Cerobong asap tersebut kebetulan peninggalan masa lampau. Konon, pada saat itu, cerobong asap tersebut menjadi satu bagian dengan pabrik yang ada di sekitar lokasi.
Karena masih kokoh berdiri, hingga saat ini cerobong tersebut menjadi lokasi favorit untuk berfoto. Karena bentuknya yang ikonik. Serta menunjukkan kemegahan bangunan peninggalan masa silam.
Ketiga cerobong tersebut antara lain:
1. Cerobong Asap Pabrik Gula Djati Kecamatan Loceret
Bagi penghobi fotografi, cerobong asap ini tentu tidak asing. Bentuknya yang tinggi menjulang dan berada di tengah area persawahan, sangat menjadi pusat perhatian yang melintas di sana.
Konon, dulunya di sekitar cerobong asap ini ada bangunan pabrik gula. Saat ini cerobong asap ini menjadi favorit untuk berfoto. Biasanya digunakan untuk foto prewedding.
2. Cerobong Asap Pabrik Gula Juwono Kecamatan Kertosono
Sama seperti namanya, cerobong asap ini berada di Desa Juwono, Kecamatan Kertosono. Konon, dahulu cerobong ini adalah bagian dari pabrik gula yang ada di sana.
Namun saat ini hanya tersisa bangunan berupa cerobong asap. Dengan kondisinya yang masih sangat baik, banyak yang mengabadikan momen saat melintas di sini. Tempat ini juga menjadi salah satu spot foto favorit.
3. Cerobong Asap Kecamatan Sukomoro
Berada di sisi timur Stasiun Sukomoro, cerobong asap ini masih simpang siur sejarahnya. Namun dari berbagai sumber menyebutkan, dahulu di sekitar cerobong asap ini terdapat pabrik penggilingan padi.
Kondisi bangunan cerobong asap ini masih sangat baik. Namun banyak semak belukar di sekitarnya.
Untuk berfoto di lokasi ini aksesnya sedikit sulit. Karena tempatnya berada di belakang ruko dan harus melintasi rel kereta api.
Demikian tiga cerobong asap peninggalan masa lampau yang masih kokoh berdiri hingga saat ini. Ketiganya dapat menjadi opsi lokasi hunting foto.
Penulis: Syahrul Andry
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira