Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Warga Nganjuk Mulai Mudik saat Libur Sekolah, Arus Lalu Lintas makin Padat

Karen Wibi • Senin, 24 Maret 2025 | 18:24 WIB
Pemudik membonceng anaknya melintas di Jalan Raya Nganjuk. Warga mulai mudik ke kampung halaman.
Pemudik membonceng anaknya melintas di Jalan Raya Nganjuk. Warga mulai mudik ke kampung halaman.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Arus mudik mulai terlihat di Kabupaten Nganjuk. Karena saat ini sekolah-sekolah sudah meliburkan muridnya.

Momentum itu ternyata digunakan oleh masyarakat di Kota Angin untuk mudik terlebih dahulu. Hal ini agar tidak terjebak macet di kemudian hari.

Dari pantauan wartawan koran ini, arus lalu lintas di Nganjuk mulai ramai sejak Sabtu (22/3). Titik peningkatan kendaraan tersebut terjadi di Jalan Raya Nganjuk-Madiun. Mulai dari Kecamatan Kertosono hingga ke Wilangan.

Pengendara kendaraan bermotor itu tidak terlihat seperti pengendara pada umumnya. Namun terlihat seperti sedang mudik.

Salah satunya seperti sedang membawa banyak barang dan buah hati. Hal yang sama terjadi di Terminal Anjuk Ladang.

Pemudik mulai berdatangan. Hal itu seperti yang dikatakan oleh Harun Ismail, 34, salah satu penumpang bus di Terminal Anjuk Ladang.

Dia mengatakan memilih mudik lebih awal. Yaitu, setelah anaknya yang masih duduk di sekolah dasar libur.

“Anak-anak sudah libur. Jadi saya pulang ke Ponorogo dulu,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Dia mengatakan, libur sekolah yang lebih awal tentu membuatnya senang. Dengan itu dirinya bisa mudik lebih cepat.

Karena ditakutkan, saat mendekati hari raya, jalanan akan menjadi macet. Karena seperti diketahui, arus mudik diprediksi akan mencapai puncak pada Kamis mendatang (27/3).

Jadwal tersebut bertepatan dengan hari terakhir masuk bagi karyawan swasta atau aparatur sipil negara (ASN). Karena keesokan harinya (28/3), karyawan hingga ASN tersebut mulai memasuki cuti bersama Hari Raya Nyepi.

“Kamis kemungkinan puncak arus mudik,” tambah pria yang kini berdomisili di Desa Semare, Kecamatan Berbek itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk Sopingi mengatakan, libur sekolah di Nganjuk dimajukan. Libur dimulai sejak 21 Maret hingga 8 April.

Lebih panjang dari libur yang sudah ditentukan sebelumnya. “Anak-anak bisa belajar di rumah,” ujarnya.

Tentu ada alasan mengapa libur diperpanjang. Salah satunya agar masyarakat dapat mudik lebih awal. Dengan itu, tingkat kemacetan di jalan raya dapat lebih diredam.

“Keluarga yang anaknya sudah libur sekolah sudah bisa mudik terlebih dahulu,” tandasnya. (wib/tyo)

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#lebaran #mudik #nganjuk #KOTA ANGIN #idul fitri