HADIS Nur Wahid dan Titania Wilis Santy memiliki latar pendidikan yang berbeda. Yaitu Hadis lulusan Sarjana Seni Dalang.
Sedangkan, Titania Seni Tari. Meski demikian, perbedaan itu malah yang membuat keduanya bisa saling melengkapi.
“Alhamdulillah kami malah bisa melengkapi. Saya bagian koreografi, suami di bagian musik,” ujar Titania kepada wartawan koran ini.
Baca Juga: Melihat Tren Fotografer di Alun-Alun Nganjuk, Jl A. Yani jadi Jujugan Wisatawan
Sejak pertama bertemu di kuliah, keduanya sudah langsung klop.
Kebiasaan itu berlangsung hingga mereka membuat sanggar Cakra Wilis di Kecamatan Sawahan.
Di sanggar, keduanya menjadi pelatih. Meski lulusan Seni Dalang, Hadis tetap memiliki perannya.
Baca Juga: Sehari Omzet Fotografer Jl A. Yani Nganjuk bisa Jutaan Rupiah
Yaitu, bagian yang menciptakan musik yang digunakan sebagai backsound tari.
Bagi Titania, musik dan koreografi adalah dua Baca Juga: Ini yang Jadi Tantangan ketika Menjadi Fotografer Jalanan Nganjukhal yang saling melengkapi.
Jika musik tidak bagus, maka koreografi bisa jelek. Begitu juga dengan sebaliknya.
“Beruntung saya dan suami bisa saling melengkapi. Ya di musik, ya di koreografi,” tambahnya.
Tentu Titania memiliki bukti kekompakannya dengan suami.
Salah satunya adalah gelar juara yang didapat oleh penari di sanggar mereka.
Baca Juga: Ini 7 Fakta Psikologi tentang Orang Pendiam. Bisa Berubah Jadi Orang yang Berbeda??
Meski belum genap satu tahun, sanggar milik Titania sudah menyabet puluhan gelar juara.
Terbaru, penari di sanggar mereka berhasil menyabet juara tiga di Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) di tingkat provinsi.
“Untuk satu tahun ini mayoritas masih di tingkat kabupaten dan provinsi. Semoga ke depannya bisa hingga ke tingkat nasional,” tandasnya. (wib/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira