NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Ratusan calon jamaah haji (CJH) melakukan manasik haji, kemarin (16/4). Total ada 524 jamaah yang mengikuti. Mereka terdiri dari 471 jamaah yang sudah melunasi BIPIH tahap 1 dan 53 jamaah cadangan.
“Ratusan CJH kami bekali dengan bimtek dan manasik haji,” ujar Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Hanif Kamaludin.
Dari ratusan calon jamaah yang mengikuti bimtek, dibagi di lima tempat yang berbeda. Salah satunya di di Pendapa PSHT di Kelurahan Bogo, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.
Di sana mereka dijelaskan tentang rangkaian ibadah haji. Mulai dari perjalanan di pesawat, pelaksanaan ibadah haji hingga kembali ke Tanah Air.
“Materinya fiqih haji, fiqih umrah, perjalanan di pesawat, kebiasaan di Saudi, fiqih wanita, dan manasik jamaah lansia,” imbuh Hanif. Kantor Kemenag Kabupaten Nganjuk membuka pintu lebar-lebar terhadap CJH yang masih belum paham terkait ibadah haji.
Dia mengatakan, semua CJH yang akan berangkat harus memahami tentang ibadah haji dengan jelas. Sehingga, bisa melaksanakan ibadah haji dengan khusyuk.
Nantinya, manasik haji akan ditutup pada Minggu (20/4) mendatang. Selama sepekan ratusan jamaah diberikan materi terkait manasik haji.
“Kami acak harinya agar tidak bosan. Nanti Hari Minggu terakhir penutupan manasik bersama Pak Bupati Marhaen,” ujarnya.
Untuk diketahui, sebanyak 471 jamaah sudah melunasi BIPIH pada tahap 1. Namun ada 104 calon jamaah yang belum melunasi.
Ratusan calon jamaah haji tersebut terancam gagal berangkat ke Tanah Suci. Terkait penyebabnya, menurut Hanif ada beberapa macam.
Ada CJH yang mungkin mengalami kegagalan sistem di proses pembayaran. Atau mungkin menunggu pendamping pada tahun depan. (nov/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira