NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Angin puting beliung menerjang Pameran Pembangunan dan UMKM di GOR Bung Karno pada Jumat (18/4). Belasan tenda ambruk. Barang-barang di stan seperti meja, kursi, dan banner tersapu angin.
Pasca kejadian, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro langsung meninjau lokasi. Dia ikut memperbaiki tenda yang ambruk.
Dari informasi yang dihimpun wartawan koran ini, kejadian itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam hitungan detik, belasan tenda melayang hingga merusak beberapa barang milik pedagang.
Hal itu seperti yang diceritakan oleh Sri Kadarwati. Salah satu penjaga stan itu mengatakan, pada waktu itu, dia hendak menyiapkan stan. Karena memang, sesuai jadwal, dia akan berjualan pada pukul 15.00 WIB.
“Niatnya tadi mau siap-siap. Hlakok wusss…anginnya kencang sekali,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Namun bukan hal itu yang membuatnya kaget. Melainkan stan yang langsung terbang. Sejurus kemudian beberapa barang yang berada di dalam stan juga ikut melayang.
Akibatnya, beberapa barang milik Sri rusak. Salah satunya adalah kain yang dipamerkan di dalam stan. Selain itu ada beberapa barang yang terlempar hingga membuat Sri harus bekerja keras untuk membersihkan.
“Beberapa kain milik stan tadi sobek. Jadi tidak bisa dipamerkan lagi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sri berharap, ada tindak lanjut dari pemerintah daerah sebagai pihak penyelenggara. Salah satunya adalah ganti rugi beberapa barang yang rusak. Selain itu, dirinya juga berharap ada evaluasi untuk kegiatan serupa di masa yang akan datang.
“Semoga ada evaluasi tentang mitigasi bencana alam oleh pihak penyelenggara,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro langsung meninjau lokasi pasca kejadian. Dia datang bersama istri sekitar pukul 14.15 WIB. Setibanya di lokasi, Handy langsung mengecek stan yang rusak tersapu angin. Dia juga ikut membantu mendirikan tenda.
“Stan di bagian selatan yang kena puting beliung,” ujarnya.
Selain itu, dia bersama beberapa pedagang lain juga ikut merapikan barang-barang yang berserakan.
Lebih lanjut, Mas Handy mengatakan, pameran tetap akan berlanjut sesuai jadwal. Yaitu terakhir hari ini (19/4). Setelah itu, Mas Handy berjanji pihak pemkab akan melakukan evaluasi. Dengan tujuan agar kejadian serupa tidak lagi terjadi di kemudian hari.
“Kami akan evaluasi tata letak dari stan. Karena diketahui hanya bagian selatan yang terkena dampak puting beliun. Sedangkan bagian lainnya tidak terkena,” tegasnya. (wib/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira