BANYAK hal yang dinanti di dalam perayaan ibadah Paskah di Gereja GKJW Aditoya. Salah satunya adalah kegiatan mencari dan menghias telur.
Umumnya kegiatan itu dilakukan oleh anak-anak di gereja tersebut. Kegiatan mencari dan menghias telur akan dilakukan hari ini (20/4).
Yaitu tepat pada Minggu Paskah.
“Kegiatan mencari telur menjadi kegiatan yang paling dinantikan anak-anak di sini,” terang Pendeta GKJW Aditoya Wawuk Kristian Wijaya kepada wartawan koran ini.
Biasanya, saat ibadah sekolah minggu, akan ada petugas yang menyembunyikan telur di halaman gereja.
Bisa berada di pot bunga, di atas pohon, hingga tempat tersembunyi lainnya. Setelah siap, anak-anak itu akan keluar dengan berlari.
Setelah itu, kegiatan akan dilanjutkan dengan menghias telur.
Lalu apa makna telur di dalam perayaan Paskah? Menanggapi pertanyaan itu, Wijaya mengatakan ada makna filosofis pada telur.
Yaitu telur dilambangkan sebagai kelahiran baru. Sama seperti Tuhan Yesus yang disalib dan lahir pada Minggu Paskah.
“Telur itu tadi melambangkan peristiwa lahir baru. Seperti Tuhan Yesus yang dipercaya bangkit di hari ketiga,” tambahnya.
Setelah dihias, biasanya akan ada perlombaan. Menilai telur milik siapa yang hiasannya paling bagus.
Tentu dengan hadiah bagi pemenang di perlombaan itu.
“Telurnya nanti juga bisa dimakan,” imbuhnya.
Terpisah, Ganesha, 5, salah satu jemaat di gereja GKJW Aditoya mengaku senang dengan kegiatan mencari telur.
Dengan tujuannya tentu mencari telur sebanyak-banyaknya.
“Seru bisa mencari telur bareng teman-teman,” ujarnya singkat. (wib/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira