NGANJUK, JP Radar Nganjuk- PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Anjuk Ladang Perseroda siap mendukung dan mengembangkan Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) Perdesaan di Kota Angin.
Dukungan itu disampaikan langsung Direktur BPR Anjuk Ladang Persedora Nurkamdani saat menghadiri pertemuan kelompok pengelola SPAMS Perdesaan dan pengelola depot air minum isi ulang, kemarin.
Menurut Nurkamdani, saat ini, di tengah ketatnya persaingan dan regulasi, semua lini harus adaptif dan inovatif.
Termasuk UMKM, Kelompok SPAMS Perdesaan, maupun pengelola depot air minum isi ulang. Salah satu adaptasi dan inovasi yang harus dilakukan adalah digitalisasi.
Digitalisasi usaha menjadi harus dilakukan untuk memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi.
“Serta didukung manajemen keuangan yang baik dan kemampuan membaca peluang sangat menentukan keberlanjutan usaha. Dukungan dari pemerintah dan kolaborasi antarpelaku usaha juga menjadi kunci. UMKM yang lincah dan terbuka terhadap perubahan akan mampu tumbuh berkelanjutan,” ujarnya saat mengisi kegiatan di aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nganjuk itu.
Untuk itu, Nurkamdani menyampaikan, lembaga keuangan yang dia pimpin siap memfasilitasi berbagai kebutuhan keuangan bagi masyarakat.
Termasuk UMKM, pengelola SPAMS Perdesaan, maupun depot air minum isi ulang.
“Bapak dan ibu yang ingin menabung atau deposito di tempat kami, kami memiliki produknya. Begitu pula bagi yang ingin kredit, kami juga siap membantu,” ungkapnya.
BPR Anjuk Ladang Perseroda juga telah memiliki aplikasi bernama Stamba. Melalui aplikasi itu, nasabah dapat melakukan aktivitas keuangan tanpa harus datang langsung ke bank.
“Insya Allah berbagai layanan keuangan untuk kemajuan Anda kami siap fasilitasi,” ujarnya.
Untuk diketahui, kegiatan itu dihadiri puluhan peserta. Mereka adalah pengurus pengelola SPAMS Perdesaan dan depot air minum isi ulang. Hadir pula pengurus asosiasi SPAMS Sedudo dan konsultan pembina dari water.org. (ik3/adv/tyo)
Editor : Elna Malika