JP Radar Nganjuk - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Nganjuk menggelar musyawarah cabang (Muscab) ke VIII, kemarin. Dengan muscab ini, berakir pula amanah yang diemban S. Kundariana sebagai Ketua IBI Kabupaten Nganjuk yang telah memimpin dua periode.
Dalam sambutannya S. Kundariana menyampaikan terima kasih atas dukungan yang selama ini telah diberikan padanya saat memimpin IBI Kabupaten Nganjuk. Tidak lupa, dia juga memohon maaf atas kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja selama menjadi orang nomor satu di organisasi profesi bidan itu.
Kepada pengurus baru yang terpilih, S. Kundariana menitipkan pesan agar terus meningkatkan semangat melayani. Serta, tidak lupa untuk terus memajukan organisasi.
"Dunia kesehatan selalu menjadi perhatian. Maka, kita harus terus bersemangat dalam melayani. Serta jangan melupakan organisasi kita agar terus maju dan berkembang," ujar Bu Kun, sapaan akrab S. Kundariana.
Permintaan Bu Kun diharapkan bisa terwujud. Karena saat ini Bu Kun telah menjadi pengurus IBI Jawa Timur. "Insya Allah akan selalu kami pantau agar bidan dan IBI Nganjuk semakin maju," tambah wanita yang juga menjadi dosen ini.
Untuk diketahui, muscab adalah forum tertinggi di tingiat cabang pada setiap periode lima tahunan. Agenda utamanya adalah memilih ketua dan pengurus.
Muscab ke VIII kali ini memilih ketua dan pengurus periode 2023-2028. Ada sebelas nama yang bersaing menjadi ketua IBI Kabupaten Nganjuk.
Muscab ke VIII berlangsung di Insumo Kediri Convention Center (IKCC). Pesertanya adalah ribuan bidan dari 27 ranting di bawah naungan IBI Kabupaten Nganjuk.
Adapun muscab kali ini mengusung tema 'Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti'. (ik3/adv/tyo)
Editor : Elna Malika