NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 resmi dimulai kemarin. Kegiatan tersebut adalah hasil sinergi berbagai pihak, terutama dalam rangka membangun daerah terluar Nganjuk.
Serenomial pembukaan berlangsung di Lapangan Kecamatan Lengkong. Yang membuka kegiatan adalah Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.
Ditandai pemukulan kentongan secara simbolis. Dalam sabutannya Kang Marhaen-sapaan akrab Marhaen Djumadi- mengatakan, Pemkab Nganjuk sangat mendukung program TMMD.
Apalagi akan berlangsung hingga 30 hari ke depan. Yaitu, sejak 6 Mei 2025 hingga berakhir 4 Juni 2025. “Lokasinya sangat strategis yakni menghubungkan Lengkong dan Ngluyu,” paparnya.
Untuk diketahui, sasaran utama TMMD adalah pengerasan jalan sepanjang 1.100 meter dengan lebar tiga meter. Jalan tersebut menjadi penghubung antara Lengkong dan Ngluyu.
Pemkab Nganjuk sendiri menggelontor anggaran sekitar Rp 4,085 miliar. Selain pembangunan fisik, TMMD kali ini juga menyasar kegiatan non-fisik.
“Mulai pendidikan, literasi, menumbuhkan minat baca, kemandirian ekonomi dilatih menjahit, memasak juga stunting,” jelasnya sambil menyebut kegiatan itu mendapat dukungan berbagai organisasi perangkat daerah.
Untuk diketahui, pembukaan TMMD berlangsung semarak. Sejumlah tamu undangan hadir.
Mereka adalah Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Inf Andi Sasmito, dan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah lainnya, termasuk dari Korem 081/Dirotsaha Jaya.
Dandim 0810 Nganjuk Letkol Inf Andi Sasmito mengatakan, pada TMMD ini, pihaknya menerjunkan sebanyak 150 orang personel.
Baca Juga: Nganjuk Turun Hujan? Ini Prediksi Cuaca Nganjuk per 7 Mei 2025
Serta mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat lainnya. “Tujuannya yakni membantu pemda untuk mempercepat pembangunan sekaligus membantu mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya. (adv/kominfo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira