- Pukul 00:00 WIB: Cerah berawan, suhu 24 °C, kelembapan 90%, kecepatan angin 0.5 m/s.
- Pukul 03:00 WIB: Cerah berawan, suhu 24 °C, kelembapan 92%, kecepatan angin 1.8 m/s.
- Pukul 06:00 WIB: Cerah berawan, suhu 26 °C, kelembapan 85%, kecepatan angin 1.5 m/s.
- Pukul 09:00 WIB: Berawan, suhu 30 °C, kelembapan 75%, kecepatan angin 7.5 m/s.
- Pukul 12:00 WIB: Cerah berawan, suhu 32 °C, kelembapan 68%, kecepatan angin 7.0 m/s.
- Pukul 15:00 WIB: Cerah berawan, suhu 29 °C, kelembapan 78%, kecepatan angin 8.0 m/s.
- Pukul 18:00 WIB: Cerah, suhu 27 °C, kelembapan 87%, kecepatan angin 0.4 m/s.
- Pukul 21:00 WIB: Cerah, suhu 25 °C, kelembapan 91%, kecepatan angin 1.2 m/s.
Mei 2025 adalah periode krusial bagi petani Nganjuk, terutama untuk panen bawang merah varietas Tajuk, yang mencapai puncaknya antara Mei dan Juni.
Berikut adalah beberapa strategi yang dapat membantu petani memanfaatkan cuaca pada 9 Mei 2025 untuk mendukung panen:
- Manfaatkan Pagi Hari: Mulai panen sejak pukul 06:00 WIB saat cuaca cerah berawan. Ini adalah waktu ideal untuk memanen bawang merah, padi, atau jagung, serta menjemur hasil panen agar kering secara alami.
- Siapkan Perlindungan Hujan: Bawa terpal atau plastik untuk melindungi hasil panen dari hujan ringan di siang hingga sore hari. Pastikan bawang merah atau gabah tidak terpapar air agar kualitas tetap terjaga.
- Gunakan Alat Pengering: Jika hujan mengganggu proses penjemuran, pertimbangkan alat pengering sederhana atau tempat penyimpanan yang kering untuk mencegah kerusakan hasil panen.
- Pantau Prakiraan Cuaca: Periksa pembaruan cuaca melalui situs BMKG (www.bmkg.go.id) atau aplikasi seperti AccuWeather untuk mengantisipasi perubahan mendadak, seperti hujan atau angin kencang.
- Jaga Kesehatan di Lapangan: Suhu tertinggi 32 °C pada siang hari dan kelembapan tinggi dapat menyebabkan dehidrasi. Pastikan petani minum cukup air dan menggunakan topi atau pakaian berbahan katun untuk kenyamanan.
- Terapkan Teknologi Sederhana: Beberapa petani bawang merah di Nganjuk menyarankan penggunaan lampu ultraviolet untuk pengendalian hama pasca-panen. Teknologi ini dapat membantu menjaga kualitas bawang merah selama penyimpanan.
Menurut BMKG, awal Mei 2025 merupakan masa transisi menuju musim kemarau di Jawa Timur.
Cuaca Nganjuk pada 9 Mei 2025 menawarkan kondisi yang mendukung petani menghadapi puncak panen, terutama untuk bawang merah, padi, dan jagung.