Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Ini Sejarah Sumber Selamat, Bus Antar Kota Favorit Masyarakat Nganjuk

Elna Malika • Jumat, 16 Mei 2025 | 20:10 WIB
Bus Sumber Selamat
Bus Sumber Selamat

JP Radar Nganjuk - Bus Sumber Selamat, yang beroperasi di bawah naungan PT Selamat Sugeng Rahayu atau lebih dikenal sebagai Sumber Group, telah menjadi ikon transportasi antar kota di Jawa Timur, khususnya bagi warga Nganjuk.

Dikenal dengan kecepatan dan tarif yang ramah di kantong, bus ini menjadi andalan bagi berbagai kalangan, mulai dari buruh, pedagang pasar, guru, hingga pelajar yang bepergian ke kota-kota besar seperti Surabaya, Yogyakarta, dan Solo.

Namun, di balik popularitasnya, Sumber Selamat juga memiliki cerita panjang, dari masa kejayaan hingga tantangan yang membentuknya menjadi seperti sekarang.

Sumber Selamat berakar dari perusahaan otobus Sumber Kencono, yang didirikan oleh Setyaki Sasongko pada tahun 1981.

Awalnya, Sumber Kencono mengoperasikan enam unit bus dengan rute utama Surabaya–Yogyakarta, menawarkan layanan kelas ekonomi yang terjangkau.

Dalam dua dekade, perusahaan ini berkembang pesat, menjadi favorit karena waktu tempuh yang cepat dan pelayanan yang memuaskan, bahkan meraih penghargaan sebagai operator bus dengan pelayanan terbaik selama musim Lebaran pada 2005, 2007, 2008

Namun, antara 2009 dan 2011, Sumber Kencono menghadapi masa sulit akibat serangkaian kecelakaan, termasuk insiden tragis di Mojokerto yang menewaskan 20 orang dan kecelakaan di Ngawi yang memicu kemarahan warga.

Akibatnya, perusahaan ini mendapat sanksi pengurangan armada sebesar 40% dan rekomendasi pencabutan izin trayek dari Gubernur Jawa Timur.

Menyadari adanya masalah manajemen, Setyaki Sasongko melakukan perombakan besar-besaran, termasuk mengganti nama menjadi Sumber Selamat pada Juli 2011.

Nama ini dipilih dengan harapan membawa keselamatan dan nasib baik. Pada 2013, Sumber Group juga meluncurkan merek Sugeng Rahayu sebagai pendamping, dengan makna “sejahtera dan jauh dari musibah” dalam bahasa Jawa.

Pasca-regenerasi, Sumber Selamat berupaya memperbaiki citra dan operasionalnya.

Armada bus dipasangi GPS untuk memantau kecepatan dan perilaku pengemudi, serta nomor pengaduan SMS Center untuk menampung keluhan penumpang.

Manajemen juga menerapkan aturan ketat, dengan ancaman teguran tertulis bagi pengemudi yang mengemudikan bus secara ugal-ugalan.

Meski demikian, reputasi “ngebut” masih melekat, dan insiden seperti kecelakaan di Nganjuk pada November 2021 dan aksi sawer sopir yang viral pada 2024 menunjukkan bahwa tantangan keselamatan belum sepenuhnya teratasi.

Namun, Sumber Selamat tetap mempertahankan loyalitas penumpang, terutama di Nganjuk, karena kecepatan dan ketepatan waktu yang sulit ditandingi.

Bus ini juga menawarkan diskon melalui Kartu Langganan (KL), yang memudahkan penumpang reguler seperti pekerja harian untuk menghemat biaya perjalanan.

Bahkan, penumpang yang sudah akrab dengan kru bus sering mendapat potongan tarif hanya dengan menyebut “KL,” meski tanpa kartu fisik.

Bagi masyarakat Nganjuk, Sumber Selamat bukan sekadar transportasi, tetapi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Rute utama seperti Surabaya–Yogyakarta dan Solo–Surabaya menjadi tulang punggung mobilitas warga, terutama mereka yang bekerja atau bersekolah di kota besar.

Kecepatan bus ini sangat dihargai oleh penumpang yang memiliki jadwal ketat, seperti pekerja yang harus tiba pagi hari atau pedagang yang perlu ke pasar sebelum subuh.

Fasilitas bus Sumber Selamat bervariasi, dari kelas ekonomi (AC Tarif Biasa) hingga kelas patas yang lebih nyaman dengan tempat duduk yang lebih luas.

Penumpang juga memiliki trik untuk merasa lebih aman, seperti memilih kursi dekat jendela untuk menjaga barang bawaan atau tetap terjaga saat melintasi daerah rawan seperti Kertosono dan Jombang, terutama pada perjalanan malam.

Meski ada risiko, seperti potensi kehilangan barang atau guncangan akibat kecepatan tinggi, loyalitas penumpang tetap tinggi karena efisiensi waktu dan biaya.

Meski populer, Sumber Selamat masih menghadapi kritik terkait gaya mengemudi yang dianggap agresif.

Artikel di Mojok menyebutkan bahwa beberapa sopir merasa terpaksa ngebut karena tekanan waktu dan persaingan ketat di jalanan, meskipun ini tidak sepenuhnya dibenarkan.

Sumber Group perlu terus mengevaluasi pelatihan pengemudi, pemeliharaan armada, dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas untuk meminimalkan risiko kecelakaan.

Di sisi lain, Sumber Selamat telah menunjukkan komitmen untuk berkembang.

Selain layanan antar kota, Sumber Group kini mengoperasikan bus pariwisata (Golden Star) dan jasa ekspedisi (SR Express), serta memperluas rute hingga ke Bandung dan Tasikmalaya.

Armada eksekutif seperti Sugeng Rahayu Golden Star dengan sasis Hino RK8 juga menawarkan kenyamanan lebih untuk perjalanan jarak jauh.

Bagi warga Nganjuk atau penumpang baru, berikut beberapa tips untuk perjalanan yang lebih aman dan nyaman dengan Sumber Selamat:

  1. Pilih Kursi Strategis : Kursi dekat jendela membantu menjaga barang bawaan dan memberikan pemandangan untuk mengurangi rasa was-was.
  2. Waspada di Malam Hari : Perjalanan malam lebih berisiko, jadi tetap terjaga di daerah rawan atau simpan barang berharga di tempat aman.
  3. Manfaatkan Kartu Langganan : Jika sering bepergian, gunakan Kartu Langganan untuk diskon tarif.
  4. Laporkan Keluhan : Catat nomor pengaduan SMS Center untuk melaporkan perilaku pengemudi atau masalah lainnya.
  5. Periksa Jadwal dan Tiket : Pesan tiket melalui platform seperti Traveloka untuk memastikan jadwal dan kursi sesuai kebutuhan.

Bus Sumber Selamat telah menjelma menjadi lebih dari sekadar moda transportasi bagi warga Nganjuk.

Dengan sejarah panjang, transformasi manajemen, dan komitmen melayani, bus ini tetap menjadi “raja jalanan” yang diandalkan meski dengan catatan untuk terus meningkatkan keselamatan.

Bagi masyarakat Nganjuk, Sumber Selamat adalah sahabat perjalanan yang membawa mereka menuju tujuan dengan cepat, hemat, dan penuh cerita.

Dengan perbaikan berkelanjutan, Sumber Selamat diharapkan terus menjadi kebanggaan transportasi antar kota di Jawa Timur.

Editor : Elna Malika
#tarif #Cerita #mojokerto #surabaya #sanksi #lebaran #armada #Antar Kota #transportasi #Sumber Selamat #Berbagai kalangan #raja #radar nganjuk berita hari ini #kecepatan #favorit #yogyakarta #Pengurangan #rute #Ramah di Kantong #ngebut #jawa timur #kecelakaan #kelas ekonomi #bus #solo #Andalan #jalanan #keselamatan #Sumber Kencono #masa kejayaan #masyarakat