JP Radar Nganjuk – Jalan nasional yang membelah Kabupaten Nganjuk ternyata menyimpan magnet tersendiri bagi para pecinta bus.
Bukan cuma sekadar jalur lintasan, tapi juga menjadi “runway” favorit para bus mania, komunitas penggemar bus yang hobi memotret, merekam, hingga sekadar menyapa para sopir dari pinggir jalan.
Fenomena ini bukan hal baru. Di Nganjuk, terutama di jalur utama seperti Jalan Raya Surabaya–Madiun, hampir setiap hari terlihat kamera siap siaga, anak-anak melambai, dan para remaja berburu momen ketika bus-bus keren melintas.
Mereka menanti bus berkelas seperti Sinar Jaya, Rosalia Indah, Sudiro Tungga Jaya, hingga Harapan Jaya yang dikenal punya livery kece dan klakson telolet yang ikonik.
Salah satu spot paling favorit di kalangan hunter lokal adalah depan SPBU Begadung, tak jauh dari flyover Nganjuk Timur.
View-nya lurus, lebar, dan punya latar belakang yang rapi, cocok buat ambil foto full body bus.
Spot lain yang sering disinggahi adalah Terminal Anjuk Ladang, terutama saat menjelang malam, ketika bus AKAP mulai berdatangan untuk mengangkut penumpang.
Tak jarang, hasil jepretan dari spot-spot ini viral di media sosial. Beberapa akun komunitas seperti Busmania Community Indonesia atau Telolet Hunter sering mengunggah hasil foto atau video dari Nganjuk.
Bahkan, ada juga yang ikut kompetisi fotografi bus dan menang hanya bermodalkan kamera HP dari pinggir jalan kampung.
Menariknya, para sopir bus pun banyak yang sudah hafal dengan kehadiran para pemburu bus ini.
Saat melintas di titik tertentu, mereka sering kali sengaja membunyikan telolet, menyalakan lampu variasi, atau bahkan melambai balik ke kamera. Interaksi kecil ini jadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh para hunter.
Aktivitas hunting bus ini bukan sekadar hobi musiman. Banyak yang menjadikannya bagian dari rutinitas mingguan, bahkan membawa anak atau adik untuk ikut serta.
Selain jadi hiburan murah meriah, kegiatan ini juga mengenalkan anak-anak pada dunia transportasi darat dan teknologi sejak dini.
Beberapa bahkan jadi terinspirasi bercita-cita menjadi sopir atau desainer bus. Meski sering dianggap sepele, aktivitas ini juga punya potensi ekonomi tersendiri.
Beberapa konten kreator lokal mulai memanfaatkan footage dari hunting bus untuk membuat video YouTube, reels Instagram, hingga konten TikTok.
Tak sedikit yang akhirnya bisa menghasilkan uang dari hobi sederhana ini.
Nganjuk mungkin bukan terminal besar seperti Bungurasih di Surabaya atau Tirtonadi di Solo, tapi jalurnya yang strategis menjadikan kota ini ladang subur bagi para penggemar bus.
Dengan rute padat dan lalu lintas bus antarprovinsi yang ramai setiap hari, Nganjuk tetap punya tempat spesial di hati para bus mania dari berbagai kota.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira