Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Menelusuri Jejak Legendaris Bus Restu Panda: Ikon Lalu-Lalang di Jalanan Nganjuk

Elna Malika • Senin, 19 Mei 2025 | 16:58 WIB
Bus Restu Panda
Bus Restu Panda

JP Radar Nganjuk – Di antara deru kendaraan yang melintasi jalanan Nganjuk setiap hari, satu jenis bus kerap mencuri perhatian, yaitu Bus Panda.

Bus dengan ciri khas logo panda dan warna hijau-putih ini bukan sekadar alat transportasi, tapi sudah menjadi bagian dari kenangan dan keseharian warga Nganjuk sejak puluhan tahun silam.

Bus Panda, yang merupakan bagian dari perusahaan otobus Restu, pertama kali mulai dikenal masyarakat Jawa Timur sekitar tahun 1990-an.

Nama “Panda” sendiri berasal dari nama armada kelas ekonomi milik Restu Group yang beroperasi di jalur-jalur pendek dan menengah di wilayah Jatim, terutama jalur Surabaya–Madiun–Ngawi–Nganjuk.

Dengan tarif terjangkau dan jadwal keberangkatan yang padat, Panda menjadi pilihan utama warga untuk bepergian, entah itu untuk keperluan kerja, sekolah, maupun sekadar berkunjung ke sanak saudara.

Bagi masyarakat Nganjuk, kehadiran Panda bukan hanya sebagai moda transportasi, tetapi juga sebagai saksi sejarah mobilitas antarwilayah.

Tak sedikit warga yang menyimpan cerita masa kecil saat naik Panda bersama keluarga, atau kisah nostalgia anak rantau yang pulang kampung menggunakan armada ini.

Yang membuat Panda mudah dikenali tentu saja desain visualnya. Gambar panda yang mencolok di bagian badan bus jadi daya tarik tersendiri.

Bahkan tak jarang, para pemburu foto bus (bus hunter) sengaja menunggu di titik-titik strategis seperti Terminal Anjuk Ladang atau perempatan Warujayeng demi mengabadikan momen bus Panda melintas.

Meskipun termasuk dalam armada kelas ekonomi, Panda dikenal tangguh dan cukup nyaman.

Suasana dalam bus yang sederhana namun bersih, serta sopir dan kondektur yang sudah akrab dengan rute dan penumpang tetap, menjadikan pengalaman naik Panda terasa akrab dan humanis.

Seiring perkembangan zaman dan maraknya transportasi daring, popularitas bus-bus ekonomi seperti Panda sempat meredup.

Namun hingga hari ini, Panda tetap setia beroperasi di jalur-jalur utama dan masih menjadi andalan bagi warga yang menginginkan transportasi cepat dan langsung antar kota.

Bagi sebagian orang, mendengar klakson Panda dari kejauhan atau melihatnya menepi menurunkan penumpang di depan pasar Nganjuk adalah pemandangan yang membangkitkan memori.

“Rasanya kayak nostalgia, dari kecil udah biasa lihat Panda ngetem di pinggir jalan,” ujar salah satu warga Nganjuk di media sosial.

Kini, di tengah gempuran layanan travel dan bus modern, Panda tetap menjadi simbol perjalanan rakyat.

Ia bukan sekadar kendaraan, tapi bagian dari cerita hidup masyarakat Nganjuk dan sekitarnya.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#surabaya #klakson #radar nganjuk berita hari ini #restu #nganjuk #panda #ngawi #bus #kendaraan #sejarah #jalanan #madiun #humanis