Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Sepi Pendaftar, Sejumlah SMPN di Nganjuk Buka Pendaftaran Offline demi Penuhi Kuota

Karen Wibi • Senin, 19 Mei 2025 | 20:55 WIB

 

SPMB Offline Mulai 17 Mei, Calon Siswa Baru Bisa Daftar Langsung ke SMPN
SPMB Offline Mulai 17 Mei, Calon Siswa Baru Bisa Daftar Langsung ke SMPN

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- SMPN yang mengalami kekurangan murid mulai melakukan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) offline.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk Sopingi melalui Kasi Kurikulum dan Kesiswaan SMP Munawir mengatakan, pendaftaran secara offline dimulai setelah pendaftaran online usai.

“16 Mei menjadi hari terakhir pendaftaran SPMB online. Yaitu daftar ulang untuk jalur domisili,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Munawir mengatakan, pembukaan jalur offline ditujukan kepada sekolah yang masih kekurangan murid. Tujuannya memberi waktu tambahan pada sekolah tersebut agar dapat mencari murid untuk memenuhi kuota.

Tidak banyak perbedaan antara pendaftaran online dan offline. Yang membedakan hanya cara pendaftaran.

Pendaftaran online dilakukan melalui website yang telah disediakan Disdik Nganjuk. Sedangkan pendaftaran offline dapat dilakukan dengan datang ke sekolah tujuan.

“Berkas-berkas yang dibutuhkan juga masih sama seperti pendaftaran online,” tambahnya.
Lebih lanjut, Munawir berharap upaya yang dilakukan oleh Disdik Nganjuk dapat berbuah hasil.

Salah satunya agar semua sekolah dapat mendapat murid baru pada SPMB tahun ini. “Semoga SMPN yang sebelumnya tidak ada pendaftar dapat mendapat murid baru,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Sawahan Nursalim mengatakan, sekolahnya akan menjadi salah satu sekolah yang membuka pendaftaran secara offline. Tujuannya untuk mencari murid dalam rangka memenuhi kuota.

“Pendaftaran offline akan dilakukan hingga menjelang tahun ajaran baru,” ujarnya. SMPN 2 Sawahan masih kekurangan murid.

Total kuota murid untuk tahun ajaran baru 2025/2026 adalah 64. Sedangkan, baru ada 20 murid yang mendaftar. “Kami terus berusaha untuk memenuhi kuota murid,” tambahnya.

Seperti diketahui sebelumnya, beberapa SMPN di Kabupaten Nganjuk sepi pendaftar. Setidaknya ada tiga SMPN yang memiliki pendaftar paling sedikit.

Seperti SMPN Satu Atap Rejoso, SMPN Satu Atap Sawahan, dan SMPN 5 Kertosono. Untuk, SMPN Satu Atap Rejoso, jumlah murid yang mendaftar hanya 12 murid.

Lalu, SMPN Satu Atap Sawahan hanya 7 murid. Sedangkan, SMPN 5 Kertosono masih nihil pendaftar. (wib/tyo)

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#smpn nganjuk #berita nganjuk hari ini #pendaftaran siswa baru #pendaftaran sekolah #pendidikan