NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk bergerak cepat melakukan perbaikan pada jalan Desa Jintel-Kedungpadang di Kecamatan Rejoso.
Salah satunya adalah dengan membangun saluran air di bawah jalan.
Camat Rejoso Teguh Ovi Andriyanto mengatakan, sejak diguyur hujan deras beberapa hari terakhir, kondisi jalan semakin parah. Mau tak mau petugas harus melakukan pembongkaran jalan.
Teguh menjelaskan penyebab rusaknya jalan Jintel-Kedungpadang. Salah satunya adalah gerusan air yang berada di bawah tanah.
Air tersebut diketahui mengalur dari area persawahan menuju ke sungai yang lokasinya di sebelah Timur jalan.
Akibat aliran itu, tanah yang berada di bawah jalan terus tergerus. Hingga puncaknya jalan mengalami ambles.
Sejak ambles pertama kali, petugas langsung melakukan perbaikan. Caranya yaitu dengan diuruk.
Namun cara itu tidak membuahkan hasil. Karena baru beberapa jam diuruk, jalan kembali ambles.
Begitu juga dengan proses pengurukan kedua hingga ketiga. “Jalan terus ambles dan longsor mengarah ke sungai,” tambahnya.
Hal itu yang membuat petugas mencari cara lain. Yaitu dengan melakukan perbaikan pada jalur air.
Kini, petugas memasang pipa air yang letaknya di bawah jalan.
Tujuannya agar menjadi jalan bagi air tanpa harus menggerus tanah dan membuat jalan ambles. Proses itu diketahui sedang dikerjakan hingga kemarin.
Bebarengan dengan itu, petugas juga membangun jalan darurat. Lokasinya berada di sebelah barat jalan yang ambles.
Meski masih sementara, namun jalan darurat itu sudah sangat membantu. Terutama bagi warga Kedungpadang yang sebelumnya harus terisolasi karena jalan tutup total.
“Paling tidak warga bisa melewati jalan untuk sementara waktu sembari dilakukan perbaikan,” ujarnya. (wib/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira