Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Mas Handy Sidak SPBU Bermasalah, Puluhan Liter BBM Tercampur Air Picu Kendaraan Mogok di Nganjuk

Karen Wibi • Selasa, 3 Juni 2025 | 16:30 WIB

Mas Handy sidak spbu bermasalah di nganjuk, temukan pertalite tercampur air sebanyak 60 liter
Mas Handy sidak spbu bermasalah di nganjuk, temukan pertalite tercampur air sebanyak 60 liter


NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro melakukan inspekdi mendadak (sidak) di SPBU Desa Pacekulon, Kecamatan Pace kemarin (2/6).

Sidak itu dilakukan setelah ditemukan kendaraan bermotor yang mogok setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di SPBU tersebut.

Sidak dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB Mas Handy-sapaan akrab Trihandy, datang bersama pihak Pertamina, dan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk.

“Kemarin kami dapat laporan dari masyarakat. Hari ini (kemarin, Red) kami langsung melakukan sidak,” ujar Mas Handy.

Namun saat itu tanki belum dicek selama empat hari. ​Ternyata, selama empat hari, ada pipa air yang bocor.

Air dari pipa masuk ke tanki. Tercampur dengan BBM jenis Pertalite. Tidak tanggung-tanggung, total air yang ditemukan di dalam tanki mencapai 60 liter.

“Pertamina langsung melakukan pengurasan tanki. Hasilnya memang benar ditemukan air sebanyak 60 liter di tanki BBM jenis Pertalite,” tambahnya. ​Selain menguras tanki, pemilik SPBU juga langsung melakukan mediasi dengan pemilik kendaraan bermotor.

Hasilnya, keenam pemilik kendaraan bermotor langsung mendapat ganti rugi uang. “SPBU ini juga sempat stop beroperasi selama beberapa jam saat proses pengurasan air di dalam tanki,” imbuhnya sembari mengatakan pihak Pertamina sudah mengakui kesalahan dan siap menerima sanksi dari Pemkab Nganjuk.

Baca Juga: Disdik Nganjuk Janji Akan Perbaiki Secepatnya TK Dharma Wanita Kemlokolegi

Sementara itu, Manager Commrel CSR Pertamina Mor V Ahad Rahed enggan berkomentar banyak. Dia mengatakan masalah tersebut sudah diselesaikan oleh pihak Pertamina.

Yaitu, dengan melakukan pengurasan tanki dan pemberian ganti rugi. ​“Masalah sudah kami selesaikan,” ujarnya singkat. (wib/tyo)

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#berita nganjuk hari ini #Pertalite Campur Air #nganjuk #sidak spbu #KOTA ANGIN