NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pusat Jajanan, Hiburan, dan Pertokoan (Pujahito) mulai mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk. Pada Selasa (10/6), Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro melakukan sidak pada aset millik pemkab itu. Rencananya pemkab akan kembali menghidupkan aset yang lama mangkrak tersebut.
Dari pantauan koran ini, Mas Handy-sapaan akrab Trihandy- melakukan sidak pada Selasa sore. Sidak tidak dilakukan seorang diri. Melainkan dengan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan salah satu kegiatannya adalah melihat langsung bangunan hingga fasilitas yang ada. “Pujahito adalah aset milik pemkab yang sangat potensial untuk kembali dihidupkan,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Nganjuk Berhasil Turunkan Angka Stunting. Berapa Persen Penurunannya?
Menurut Mas Handy, Pemkab Nganjuk ingin kembali menghidupkan Pujahito. Alasan yang paling utama adalah karena Pujahito dianggap sebagai aset milik pemkab yang potensial. Bagaimana tidak, Pujahito memiliki lokasi yang strategis. Selain itu berada di tengah kota, Pujahito juga berada tepat di samping jalur nasional.
Selain itu, Pujahito juga pernah mengalami masa jaya beberapa tahun lalu. Artinya Pujahito memiliki kesempatan besar untuk kembali mengulang masa kejayaan. Tentu dengan kemasan yang lebih baik lagi. “Pujahito juga dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD) jika kembali dibuka,” tambahnya.
Namun Mas Handy belum bisa memastikan apakah Pujahito akan dibangun ulang oleh Pemkab Nganjuk atau pihak ketiga. Karena di tahun ini, pembangunan Pujahito tidak masuk proyek di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk. Oleh sebab itu, Mas Handy tidak menutup kemungkinan bangunan tersebut akan dikelola oleh pihak ketiga.
Baca Juga: Warga Desa Dadapan Nganjuk Geruduk Balai Desa, Ada Apa?
Hal senada juga dikatakan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk Haris Jatmiko. Dia mengatakan Pujahito sangat berpeluang besar untuk dibangun ulang dan kembali digunakan sebagai pusat perbelanjaan. Namun seperti apa konsep yang akan digunakan, Haris masih belum mengetahuinya. “Pujahito memiliki potensi besar untuk kembali dibangun. Salah satunya karena lokasi yang sangat strategis,” ujarnya. (wib/tyo)
Editor : Jauhar Yohanis