NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Nganjuk menggelar pelatihan pemeriksaan dan pengawasan bagi pengawas koperasi di Kota Angin. Tahun ini pelatihan diikuti 100 orang peserta perwakilan koperasi di Kota Angin. Dari jumlah itu, dibagi dua gelombang. Masing-masing gelombang berlangsung selama dua hari.
Pelatihan berlangsung sejak Rabu (11/6) di aula Balai Latihan Kerja (BLK) Nganjuk. Kemudian, berlangsung simultan setiap harinya. Untuk pesertanya meliputi berbagai jenis koperasi. Kepala Dinkop UM Kabupaten Nganjuk Cuk Widiyanto mengatakan, pengawas merupakan satu dari beberapa perangkat organisasi penting dalam koperasi. Keberadaanya sangat penting untuk menjaga jalannya koperasi tetap berlangsung.
Karena itu, diperlukan kompetensi agar dapat melakukan pemeriksaan dan pengawasan. Dengan harapan, jika kompetensi pengawas meningkat, maka turut memberi kontribusi positif bagi organisasi maupun usaha. “Meningkatnya kompetensi pengawas dengan harapan turut meningkat pula kredibilitas, akuntabilitas, maupun performa koperasi secara keseluruhan,” ujarnya.
Untuk diketahui, di pelatihan itu, Dinkop UM Kabupaten Nganjuk menghadirkan beberapa narasumber. Misalnya dari Lembaga Pendidikan Perkoperasian (Lapenkop) Jawa Timur. Kemudian, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk Nur Solekan.
Nur Solekan menyebut pengawasan koperasi merupakan unsur penting dalam jalannya roda organisasi. Sehingga, koperasi berjalan dengan lancar. Untuk itu, Nur Solekan berharap koperasi di Kabupaten Nganjuk dapat membuat anggotanya sejahtera. Termasuk, dapat menghidupi banyak orang, terutama anggotanya sendiri. “Semoga koperasi kian maju dan anggota sejahtera,” harapnya. (ik3/adv/tyo)
Editor : Jauhar Yohanis