ARIEF Budi Prasetya memiliki pandangan khusus bagi para warga binaan. Baginya, warga binaan adalah teman. Bahkan dia pun tak segan-segan untuk sekadar mengobrol dan menanyakan kabar kepada warga binaan. “Tidak ada pikiran kalau mereka penjahat akan jahat terus,” ujarnya.
Menurut Arief, semua orang pernah salah. Disadari atau tidak, diakui atau tidak. Namun, yang membedakan mereka terjerat hukum. Hal itulah yang membuat Arief tidak memiliki sekat dengan warga binaan.
Bahkan Arief memiliki cerita menarik dengan warga binaan. Saat itu dia mengawal pemindahan napi teroris (napiter) dari Mako Brimob ke Rutan Kelas I Jakarta Pusat.
Dia yang saat itu bertugas di Rutan Salemba harus ikut mengantarkan pemindahan napiter. “Waktu itu kebetulan pas pesawatnya delay, akhirnya saya ajak ngobrol masalah keluarganya itu langsung terbuka,” kenangnya waktu itu.
Arief pun memiliki cara khusus untuk mendekatkan diri kepada warga binaan. Salah satunya dengan menyapa dan mengajak ngobrol duluan.
“Yang sering saya lakukan simpel, menanyakan kabar. Hanya sekadar piye kabare, wes maem opo durung,” jelasnya.
Baca Juga: Viral! Ternyata Ini Penyebab Napi di Lapas Aceh Bisa Kabur
Selain cara itu, ia juga mengucapkan ulang tahun kepada warga binaan yang sedang ulang tahun. Dengan cara itulah menurut Arief bisa akrab dengan warga binaan.
“Didalam penjara napi apa ada yang ngucapin ulang tahun, mereka udah senang seperti itu,” pungkasnya. (nov/wib)
Editor : Jauhar Yohanis