Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Tangis Haru Sambut 376 Jemaah Haji Nganjuk Pulang, Dua Lansia Dirawat Intensif

Novanda Nirwana • Senin, 16 Juni 2025 | 14:46 WIB

MENGHARUKAN: Jemaah Haji Kabupaten Nganjuk memeluk keluarganya setelah tiba di Pendapa KRT Sosrokoesoemo pada Sabtu (14/6). Dua jemaah haji harus menjalani perawatan karena kondisinya sakit saat pulan
MENGHARUKAN: Jemaah Haji Kabupaten Nganjuk memeluk keluarganya setelah tiba di Pendapa KRT Sosrokoesoemo pada Sabtu (14/6). Dua jemaah haji harus menjalani perawatan karena kondisinya sakit saat pulan

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Dua jemaah haji harus menjalani perawatan intensif setelah tiba di Kota Angin pada Sabtu (14/6).

Hal ini setelah dua jemaah haji harus kembali ke Kota Angin dengan dibawa ambulans. Mereka masuk ratusan jemaah haji yang tergabung di kloter 7.

Kedatangan mereka di Pendapa KRT Sosrokoesoemo Nganjuk disambut haru oleh Bupati Nganjuk, Forkopimda dan keluarga.

Baca Juga: Jemaah Haji Nganjuk Dilarang Bawa Barang Berlebih, Maksimal 32 Kg

Pantauan koran ini, 376 jemaah haji tiba di Kabupaten Nganjuk dengan menggunakan 10 bus.

Mereka langsung disambut isak tangis oleh keluarga. "Tidak terasa sekitar 40 hari kami lepas disini dan alhamdulillah kloter 7 ini 376 jemaah kembali ke Nganjuk dengan keadaan lengkap semua dan sehat," ujar Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. 

Dalam momentum ini, Marhaen mendoakan para jamaah menjadi haji mabrur.

Orang nomor satu di Pemkab Nganjuk ini berharap, para jamaah yang sudah melaksanakan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci selalu mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

’’Insya Allah jadi haji yang mabrur semuanya saya juga terima kasih atas doa-doa kalian semuanya di Tanah Suci,’’ tambah Marhaen Djumadi dikutip Radar Nganjuk.

Tak lupa, dia juga mengucapkan terima kasih kepada petugas TPIH (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia) yang sudah membantu para jemaah haji.  "Insya Allah sebagai amal jariyah semuanya," paparnya.

Baca Juga: Ini Alasan Ratusan Jemaah Haji Nganjuk pilih Murur

Ketua TPIH Kloter 7, Muksin, mengungkapkan setelah kepulangan jemaah haji nantinya akan ada pemantauan kesehatan untuk para jemaah selama beberapa hari.

Pemantauan tersebut tentunya juga ada mekanisme tersendiri.  "Ada beberapa jemaah yang sudah terdeteksi mengidap penyakit apa dan sebagainya itu nanti akan di cek lagi sepulang haji bagaimana perkembangannya," jelas Muksin. 

Nantinya, para jemaah akan melakukan pemantauan kesehatan di puskesmas tiap kecamatan.

Jika ada penyakit yang diderita sebelumnya akan kembali ke dokter masing-masing. 

"Tentu nanti akan kembali ke dokter masing-masing sesuai dengan penyakit yang diidapakan tetapi puskesmas ini, yang haji akan didatangi di tes ada penyakit yang baru atau tidak," tambah Muksin. 

Muksin bersyukur bisa mendampingi jemaah sampai ke Tanah Suci hingga kembali ke Nganjuk.

Meski pada saat menjalankan ibadah haji ada yang sakit, namun hal tersebut bisa teratasi semua. Hingga semua bisa pulang dalam keadaan lengkap dan sehat. 

"Alhamdulillah pada saat kedatangan di embarkasi Surabaya sudah di cek dan sehat semuanya," paparnya.

Baca Juga: Haji Furoda 2025 Batal Total, Calon Jemaah Gigit Jari di Depan Ka'bah

Dari 376 jemaah haji asal Nganjuk, pada saat kepulangan ada 2 jemaah yang diantar menggunakan ambulance.

Namun dua jemaah tersebut bukan sakit berat. Melainkan lansia yang berisiko tinggi. 

"Bukan karena sakit berat tetapi kesulitan berjalan dan sebagainya, lebih ke lansia yang resti jadi akhirnya dibawa pakai ambulance tapi semuanya bisa pulang," pungkasnya. (nov/tyo)

Editor : Miko
#tangis haru #radar #Berita Hari Ini #kloter 7 #haji #nganjuk #Marhaen Djumadi #bupati