NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Sejak pertengahan tahun 2010an, trayek Nganjuk – Bojonegoro mengalami penurunan operator. Dulu ada beberapa Perusahaan Otobus (PO) yang melayani. Namun kini, hanya sisa satu PO yang tersisa dan berusaha bertahan, yaitu PO Sang Engon.
PO yang juga dikenal SE Putra ini tetap melayani penumpang di jalur Nganjuk – Bojonegoro. Dalam sehari hanya ada tiga jam keberangkatan, yaitu jam 07.00, 09.00, dan 12.00.
Beberapa penyebab diduga menjadi lesunya bisnis PO di jalur ini. Misalnya sepinya penumpang. Selain banyak masyarakat memilih kendaraan pribadi, rute PO ini cenderung sepi.
Baca Juga: Boscu dan Mbak Sri Kompak Jualan SS
Kemudian, keterlambatan maupun ketidaksesuaian waktu perjalanan maupun keberangkatan. Hal ini menyebabkan penumpang merasa rugi waktu untuk menunggu maupun tiba di lokasi tujuan.
PO ini menggunakan bus medium. Karena jalur yang dilalui menyusuri kawasan hutan dengan kondisi jalanan yang menanjak, turunan tajam, dan berkelok.
Titik awal keberangkatan yaitu dari Terminal Anjuk Ladang Nganjuk. Dengan titik akhir pemberhentian yaitu Terminal Rajekwesi Bojonegoro.
Baca Juga: 5 Spot Ngelamun di Nganjuk: Nikmati Alam Asri dan Suasana Tenang untuk Hilangkan Stres
PO ini menempuh perjalanan kurang lebih 2,5 jam menuju Bojonegoro. Melewati beberapa halte dan pemberhentian.
Dari Nganjuk, PO ini melewati rute Pasar Ngrengket hingga Pasar Rejoso. Dari Rejoso, bergerak ke arah utara.
Memasuki Bojonegoro, bus berhenti di beberapa titik. Seperti Terminal Betek Gondang, Terminal Temayang, dan Halte Jetak hingga berakhir di Terminal Rajekwesi.
Bagi Anda yang ingin menaiki bus ini, pastikan datang sebelum jam keberangkatan. Kemudian siapkan uang pas untuk membayar karcis.
Bus ini hanya mediakan kelas ekonomi. Tidak perlu membeli tiket, langsung membayar di atas kendaraan. Serta jangan lupa selalu awasi barang bawaan Anda.
Editor : Jauhar Yohanis