Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Wow! Fotografer Sport di Nganjuk Bisa Raup Omzet Rp 1 Juta per Hari

Novanda Nirwana • Minggu, 22 Juni 2025 | 02:54 WIB

CEK HASIL JEPRETAN: Gilang mengaku sehari mendapat uang Rp 1 juta.
CEK HASIL JEPRETAN: Gilang mengaku sehari mendapat uang Rp 1 juta.

PEKERJAAN fotogrefer olahraga ternyata tidak bisa dianggap remeh. Karena diketahui mereka bisa meraup untung hingga jutaan rupiah per harinya. Biasanya omzet besar itu didapat ketika ada event lari tertentu.

Meski tidak ada event, omzet yang diraup oleh fotografer tersebut tetap banyak. Hal itu seperti yang disampaikan oleh Gilang Ramadan warga Desa Macanan, Kecamatan Loceret.

Dia mengatakan harga per foto yang ditawarkan para fotografer sport pun terbilang cukup murah dan terjangkau. Untuk satu foto, warga cukup menebusnya dengan uang Rp 10 ribu. “Kalau hari biasa gini di seputaran Nganjuk per file Rp 10 ribu,” kata pria yang akrab disapa Mas Congil itu.

Harga tersebut tentunya berbeda jika ada event lari atau di kota lain. Sebab harga tersebut juga menyesuaikan pasaran. “Kalau di Kediri bisa sampai bisa Rp 25 ribu, kalau di Nganjuk harga segitu banyak yang nawar jadi dipatok harga Rp 10 ribu. Kadang harga segitu juga masih ditawar lagi,” tawanya.

Baca Juga: Fotografer Sport Menjamur. Mangkal di Jalan Raya hingga ke Lapangan Sepak Bola. Cuan Mengalir dari Para Joggerl

Biasanya Mas Congil akan memotret semua orang yang sedang berolahraga di Lapangan Batembat. Semua orang difoto tak terkecuali. Kadang, ada beberapa orang yang menghampiri lapaknya untuk menanyakan fotonya ada atau tidak.

Jika ada yang menanyakan hal tersebut, Mas Congil pun langsung memperlihatkan hasil karyanya kepada pelanggan. “Ada bu fotonya, coba dilihat dulu, nanti bisa dipilih sendiri,” ujarnya saat ada pelanggan.

Foto yang disukai akan dikirim langsung ke ponsel milik pelanggan melalui Whatsapp. Kadang kala ada beberapa pelanggannya yang meminta untuk diedit sedikit. “Mereka yang memilih fotonya sendiri, kalau menurut mereka bagus baru dikirimkan,” paparnya. 

Pria yang baru menjalani pekerjaan itu mengaku mendapatkan hasil yang lumayan banyak, apalagi pada saat momen libur panjang atau saat ada event lari. 

Baca Juga: Kapolres Nganjuk Pimpin Aksi Bersih-Bersih Masjid Jami’ Baitussalam

Dalam satu kali event lari bahkan ia bisa mendapatkan penghasilan sampai dengan Rp 1 juta. tak jarang ia rela pergi ke luar kota untuk mengikuti event lari.

“Kalau ada event di Kediri, Madiun, Surabaya saya ikut kesana,” ungkapnya.

Membuka jasa fotografi sudah ia tekuni dari tahun 2022 lalu. Awalnya ia tidak kepikiran untuk membuka jasa tersebut. Saat itu ia melihat temannya memotren event sunmori. Sejak saat itulah ia tertarik dengan dunia fotografi.  “Akhirnya belajar-belajar sampai sekarang jadi pekerjaan utama,” paparnya. (nov/wib)

Editor : Jauhar Yohanis
#jogging #sport #fotografer