NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Pemandangan unik mewarnai Terminal Anjuk Ladang, Nganjuk. Salah satu armada bus yang beroperasi di sana mendadak mencuri perhatian karena bentuk dan tampilannya yang tidak biasa. Bus tersebut menyerupai karakter Tayo, si bus kecil biru yang terkenal lewat serial animasi anak-anak.
Bus yang dijuluki "Bus Tayo" ini ternyata milik Perusahaan Otobus (PO) Semi. Meski tampilannya menggemaskan, bus ini beroperasi layaknya armada umum lainnya. Setiap hari, Tayo Nganjuk ini melayani rute Nganjuk – Kediri – Blitar.
Warna biru cerah berpadu kuning menjadi ciri khas bus ini, mirip sekali dengan karakter Tayo asli dalam animasi. Bentuknya yang mungil termasuk dalam kategori bus medium, dan dilengkapi berbagai fasilitas yang membuat penumpang nyaman.
Salah satu fitur yang menarik perhatian adalah pintu hidrolik yang terletak di bagian tengah bodi bus. Penempatan pintu ini terbilang tidak umum, dan memberikan kesan modern serta futuristik. Tak hanya itu, bus ini juga dilengkapi dengan AC meskipun hanya melayani trayek jarak dekat.
Interior bus juga tak kalah menarik. Meskipun tempat duduk yang tersedia tidak terlalu banyak, bus ini menyediakan area berdiri lengkap dengan pegangan tangan—mirip bus kota di perkotaan besar. Ini memberi keleluasaan bagi penumpang yang naik turun dalam jarak tempuh yang relatif pendek.
Menurut penelusuran JP Radar Nganjuk, bus Tayo ini menggunakan bodi Capsule Bus produksi karoseri Delima Mandiri. Model serupa juga banyak ditemui di daerah lain dan umumnya dipakai sebagai kendaraan antar jemput sekolah. Di beberapa kota besar, kendaraan seperti ini justru dimiliki oleh instansi pemerintah untuk keperluan layanan transportasi pelajar.
Dengan hadirnya bus berdesain unik ini, harapannya bisa menumbuhkan kembali minat masyarakat—terutama anak-anak dan keluarga—untuk menggunakan transportasi umum. Tak hanya nyaman dan praktis, tapi juga menghadirkan pengalaman menyenangkan.
Bus Tayo dari PO Semi ini membuktikan bahwa transportasi umum bisa tampil beda, atraktif, dan tetap fungsional. Semoga ke depannya makin banyak armada serupa yang hadir, agar naik bus menjadi pilihan utama, bukan lagi opsi terakhir.
Penasaran? Yuk mampir ke Terminal Anjuk Ladang dan rasakan sendiri sensasi naik bus Tayo versi Nganjuk
Editor : Jauhar Yohanis