Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Percantik Kota Angin dengan Lukisan di Tembok Kosong

Karen Wibi • Minggu, 29 Juni 2025 | 03:16 WIB

PERCANTIK KOTA: Brian Sena Indrajati (kiri) melukis di tembok jalan Kota Angin. Muralis andalan Kabupaten Nganjuk ini membuat tembok kosong dan berlumut menjadi indah.
PERCANTIK KOTA: Brian Sena Indrajati (kiri) melukis di tembok jalan Kota Angin. Muralis andalan Kabupaten Nganjuk ini membuat tembok kosong dan berlumut menjadi indah.

Mengenal Muralis Andalan Kabupaten Nganjuk Brian Sena Indrajati

Kabupaten Nganjuk memiliki seorang pelukis tembok atau muralis yang andal. Dia adalah Brian Sena Indrajati.

Pemuda asal Desa Talang, Kecamatan Rejoso itu sudah menghiasi puluhan tembok di Kabupaten Nganjuk dengan karyanya.

Baca Juga: 7 Oleh-Oleh Khas Nganjuk yang Wajib Dibawa Pulang: Unik, Enak, dan Penuh Cita Rasa Lokal

KABUPATEN Nganjuk sedang bersolek. Salah satunya dengan menghiasi tembok-tembok kosong di dalam kota dengan lukisan. Mulai dari lukisan tanaman, binatang, hingga ikon wisata di Kabupaten Nganjuk.

Semua lukisan itu hampir menghiasi tembok kosong di sudut kota. Seperti di Jalan Ahmad Yani, Stasiun Lama Nganjuk, dan masih banyak yang lainnya.

Fakta uniknya, lukisan itu dibuat oleh satu orang. Dia adalah Brian Sena Indrajati. Dia adalah pelukis asal Desa Talang, Kecamatan Rejoso.

Sejak 2023 lalu Brian sering bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk untuk menghias jalanan Kota Nganjuk dan sekitarnya.

“Sejak 2023 lalu saya sering mendapat job dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nganjuk untuk melukis di tembok yang dianggap kumuh,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Brian saat mendapat orderan membuat mural wayang di tembok
Brian saat mendapat orderan membuat mural wayang di tembok

Semua cerita bermula ketika Brian masih duduk di bangku SMP. Kala itu Brian jatuh hati ke dunia lukis. Dulu lukisan Brian tak sebagus seperti saat ini.

Karena memang dulu Brian lebih sering melukis di halaman belakang buku tulis miliknya.

Baca Juga: Nganjuk dan Masa Depan Selingkar Wilis

Semuanya berubah ketika Brian duduk di bangku SMA. Kala itu dia berfikir kalau seni lukis adalah dunianya. Dia lalu belajar secara serius.

Dari yang mulanya hanya menggambar di buku gambar kecil berubah ke media lain. Mulai dari kanvas, triplek, bahkan hingga ke tembok.

Hingga setelah lulus SMA, Brian ingin melanjutkan ke Institut Seni Indonesia (ISI) di Surakarta. Namun apes, Brian tidak diterima di kampus impiannya itu.

Dia lalu memutuskan untuk menganggur selama beberapa saat.

“Saat itu tahun 2019, karena saya tidak diterima kuliah, akhirnya saya memilih menganggur terlebih dahulu,” tambahnya.

brian sena indrajati
brian sena indrajati

Namun karena hal itu juga Brian akhirnya dapat terkenal. Semuanya bermula ketika ada seorang saudara yang ingin membuka rumah makan.

Untuk mempercantik rumah makan itu, dia meminta tolong kepada Brian. Yaitu, untuk melukis sebuah sisi tembok. “Awalnya saya ragu, karena memang tidak pernah melukis tembok.

Biasanya hanya melukis di kanvas atau media lain,” imbuh pemuda yang kini berusia 25 tahun itu.

Baca Juga: Mau Jogging di Nganjuk Akhir Pekan Nanti? Yuk Intip Perkiraan Cuacanya

Setelah pikir-pikir, Brian akhirnya mengiyakan tawaran itu. Singkat cerita lukisan itu rampung. Dan tak disangka banyak yang memuji karya pertama Brian.

Bukan hanya oleh si saudara yang juga pemilik rumah makan. Melainkan juga tamu yang sering berkunjung. “Dari situ saya mulai terkenal.

Hingga akhirnya kenal orang DLH pada 2023 lalu. Sejak saat itu saya sering dapat job dari pemerintah daerah,” tandasnya. (wib/tyo)

Editor : Miko
#mural #ISI #melukis #rejoso #nganjuk #DLH #karya seni #Muralis #Asal