NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 tahap pertama dapat bernapas lega.
Karena hari ini (30/6) mereka akan segera diangkat. Rencananya proses pengangkatan akan dilakukan di Pendapa KRT Sosrokoesoemo.
Hal itu seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nganjuk Agus Heri Widodo.
Baca Juga: Pengumuman PPPK Tahap Dua Masih Tanda Tanya
Dia mengatakan PPPK tahap pertama dijadwalkan diangkat siang nanti. “Kami sudah jadwalkan PPPK tahap pertama akan diangkat tanggal 30 Juni,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Agus mengatakan, sesuai rencana awal, PPPK tahap pertama akan diangkat pada bulan Juni. Beruntung, rencana itu berjalan dengan lancar.
Para PPPK tahap pertama dapat diangkat pada hari terakhir di bulan Juni.
Rencananya, proses pengangkatan akan dilakukan langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.
Nantinya proses pengangkatan itu akan dilakukan bersama dengan CPNS tahun 2024. “Sebenarnya CPNS kemarin sudah diangkat.
Namun tanggal 30 akan kembali diundang,” tandasnya.
Baca Juga: PPPK Tahap Pertama dan Kedua Semakin Waswas!
Seperti diketahui sebelumnya, sebanyak 183 PPPK tahap pertama baru saja melakukan teken kontrak.
Teken kontrak itu dilakukan di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk pada 28 April lalu.
Berbeda dengan PPPK tahap pertama, PPPK tahap kedua hingga kemarin (29/6) belum ada kejelasan terkait hasil pengumuman hasil tes.
Agus mengatakan belum ada kepastian kapan pengumuman untuk hasil tes PPPK tahap kedua.
Namun Agus mengimbau kepada pelamar untuk tidak khawatir.
Karena sesuai dengan Surat Edaran (SE) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 7199/B- KS.04.01/SD/E/2025 yang ditandatangani pada 20 Mei 2025 lalu, pengumuman juga akan dilakukan pada bulan Juni. Yaitu, antara 16 hingga 30 Juni.
Baca Juga: Tes Kemampuan Akademik Jadi Solusi Kecanduan Sleep Call, Guru Tidak Boleh Sedekah Nilai Lagi!
Seperti diketahui, sebanyak 1.528 pelamar PPPK tahap kedua baru saja mengikuti tes pada 13 dan 14 Mei di Atrium Jawa Pos di Kota Surabaya.
Dari jumlah tersebut, tujuh orang tidak mengikuti tes tanpa alasan yang jelas. (wib/tyo)
Editor : Miko