Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Tidak Mau Membebani Orangtua, Reza Kuliah Sambil Berjualan Handphone

Novanda Nirwana • Minggu, 6 Juli 2025 | 12:39 WIB

MANDIRI: Riza menjadi guru les privat untuk biaya kuliah di UB.
MANDIRI: Riza menjadi guru les privat untuk biaya kuliah di UB.

SEMANGAT dan tekat Muhammad Ainurriza Al Kahfi untuk kuliah mengalahkan kerasnya hidup. Anak dari tukang bangunan di Kecamatan Prambon itu harus mencari biaya sendiri untuk kehidupannya di Malang. Sebab, dia tak ingin merepotkan kedua orang tuanya.

“Selama kuliah itu orang tua mau ngasih uang sebenernya tapi ngga aku terima,” ujarnya.

Bagi anak dari pasangan Bambang dan Siti Mukaromah itu, kesempatan berkuliah adalah hal yang dia syukuri. Sehingga dia pun tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Meski pada akhirnya dia harus berusaha sendiri untuk hidup di Malang.

“Saya bilang ke orang tua, uangnya buat sekolah adik aja. Ngga usah mikir saya, kalaupun ngga ada uang ya saya minjem siapa gitu, tapi sejauh ini ngga pernah minjem,” papar Riza.

Tiga tahun Riza berkuliah di Malang, dia pun mencari usaha sampingan. Dia pernah menjadi guru privat anak SMP dan SMA. Selain itu, dia juga pernah membuka usaha jual beli handphone second di Facebook. “Lumayan buat tambah-tambah,” ungkapnya.

Pada saat di Malang, pemuda berusdia 21 tahun itu juga pernah disuruh dosennya untuk mengajar olimpiade di salah satu MAN di Malang.

Dari situlah beberapa tawaran muncul. Bahkan hingga luar kota. “Awalnya itu dari dosen yang ngajar olimpiade itu mengarahkan saya buat ngajar. Kalau dibilang terpaksa juga engga soalnya saya mau,” papar Riza.

Tak hanya itu saja, Riza dulu juga mengajar UTBK di salah satu sekolah yang ada di Nganjuk. “Senin sampai Rabu kebetulan saya di Malang jadi bisa sekalian ngajar. Kalau Kamis sampai Sabtu ngajar di Nganjuk,” tambahnya. (nov/wib)

Editor : Jauhar Yohanis
#mengajar #olimpiade #kulia gratis #prambon