NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Antusiasme siraman di Air Terjun Sedudo dapat dilihat dari banyaknya jumlah pengunjung yang datang. Sedangkan kemarin (12/7), total ada ribuan pengunjung yang membanjiri Air Terjun Sedudo. Mayoritas mereka datang untuk mandi di bawah air terjun.
Dari pantauan koran ini, kegiatan siraman dimulai sekitar pukul 10.30 WIB. Dimulai dengan rombongan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nganjuk dan forkopimda yang mandi di bawah air terjun. Setelah rampung, gantian pengunjung yang mandi di bawah air terjun. Tidak hanya mandi, beberapa pengunjung juga mengambil air untuk dibawa pulang.
Hal itu seperti yang dilakukan oleh Sumardi, 45, warga Desa Semare, Kecamatan Berbek. Pria tersebut mengatakan, mandi di Air Terjun Sedudo adalah kegiatan rutin yang wajib dilakukan setiap tanggal 15 Suro. “Setiap tahun saya selalu ke sini. Tujuannya ya hanya untuk mandi,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Sumardi percaya, air dari Sedudo dapat memberi banyak manfaat. Salah satunya adalah membuat orang yang mandi tersebut awet muda. Selain itu, air dari Sedudo juga dipercaya dapat memberi kesembuhan dari berbagai macam penyakit.
Tidak hanya mandi, Sumardi juga mengambil air dari Sedudo untuk dibawa pulang. Nantinya air tersebut akan disiramkan ke area rumah dan warung tempatnya berjualan. Karena menurut Sumardi, air dari Sedudo juga dapat memberi efek positif ke usaha miliknya. “Airnya juga dapat menjadi penolak bala,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk Sri Handariningsih menjelaskan, acara Siraman di Air Terjun Sedudo merupakan acara tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk.
Tujuan utamanya adalah untuk melestarikan budaya. Selain itu, Pemkab Nganjuk ingin acara siraman menjadi magnet untuk menarik wisatawan. Entah itu wisatawan lokal atau internasional. “Hari ini (Kemarin, Red) juga banyak perwakilan dari kabupaten dan kota di Jawa Timur yang ingin menyaksikan acara siraman,” ujarnya. (wib/tyo)
Editor : Jauhar Yohanis