NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Nganjuk memberlakukan pendaftaran H-1 untuk pencetakan kartu tanda penduduk (KTP). Pendaftaran dapat dilakukan melalui WhatsApp (WA) yang sudah disediakan oleh dispendukcapil.
Sayangnya masih banyak warga yang kesulitan mendaftar. Dari pantauan wartawan koran ini, ada beberapa masalah yang dialami oleh warga. Salah satunya seperti yang dialami oleh Mujilah, 66, warga Desa Semare, Kecamatan Berbek. Dia mengaku, saat mendaftar, dia harus meminta bantuan kepada sang anak. “Kemarin saya minta bantuan ke anak saya. Karena saya tidak bisa pakai WA,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Masalah tidak berhenti begitu saja. Saat hari H pengambilan KTP, Mujilah kembali mengalami kesulitan. Karena dirinya tidak membawa handphone yang digunakan oleh sang anak untuk mendaftar. Alhasil, setelah sempat berada di kantor kecamatan, dirinya harus kembali pulang untuk mengambil handphone. “Setelah itu saya kembali buat menunjukkan bukti pendaftaran,” tambahnya.
Baca Juga: Sehari Hanya Dapat Jatah 300 KTP
Menyikapi hal itu, Kepala Dispendukcapil Nganjuk Gatut Sugiarto mengatakan, pendaftaran melalui WA wajib dilakukan oleh pemohon. Tujuannya adalah untuk mengatur jumlah masyarakat yang mengantre. “Kami ingin menghindari antrean yang mengular. Salah satu caranya adalah mendaftar H-1 melalui WA,” ujarnya.
Hal itu dilakukan untuk mengatasi masalah yang terjadi beberapa waktu lalu. Karena diketahui, minggu lalu, sempat terjadi antrean mengular di beberapa kantor kecamatan. Tidak tanggung-tanggung, untuk mengambil KTP, masyarakat harus mengantre hingga berjam-jam. Bahkan mayoritas mereka tiba di lokasi di waktu subuh.
Selain menggunakan pendaftaran secara online, Dispendukcapil Nganjuk juga memberlakukan pencetakan KTP di kantor kecamatan dan mal pelayanan publik (MPP). Untuk pengambilan di kantor kecamatan dapat dilakukan pada Senin-Kamis. Mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB. Sedangkan, di MPP dapat dilakukan mulai Senin hingga Jumat di waktu yang sama. “Masyarakat yang ingin mencetak KTP dapat langsung menuju dua lokasi tersebut. Totalnya masing-masing 150 keping KTP per hari. Artinya satu hari kami dijatah 300 keping KTP,” tandasnya. (wib/tyo)
Editor : Jauhar Yohanis