11 ODGJ Pulang dari RSJ, Disambut Haru oleh Bupati Nganjuk! Ada yang Nangis Saat Bertemu Keluarga
Novanda Nirwana• Sabtu, 19 Juli 2025 | 18:16 WIB
PULANG KAMPUNG: Bupati Marhaen menyalami ODGJ setelah mendapat perawatan di RSJ Menur.
NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Sebanyak 11 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Kabupaten Nganjuk akhirnya dipulangkan ke kampung halaman kemarin. Mereka telah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya. Kepulangan mereka disambut langsung Bupati Marhaen Djumadi di Pendapa KRT Sosrokoesoemo.
Momen haru dan penuh kehangatan menyelimuti prosesi penyambutan. Dengan senyum ramah, Bupati Marhaen menyapa satu per satu ODGJ yang kini telah menunjukkan kondisi jauh lebih stabil. “Selamat datang kembali di Nganjuk, semoga sehat selalu,” ucapnya.
Marhaen juga memberikan bantuan sembako dan paket perlengkapan pribadi kepada para ODGJ dan keluarganya. Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap warga dengan gangguan jiwa tidak boleh setengah-setengah. “Pemerintah daerah selalu memperhatikan kekurangan dan kelemahan dari masyarakat,” papar Marhaen.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Nganjuk Darmantono menjelaskan, sebelum ODGJ pulang, pihaknya berkoordinasi dengan keluarga pasien dan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan). Setibanya di Nganjuk, belasan ODGJ itu langsung dibawa ke rumah masing-masing. Nantinya mereka akan dipantau oleh TKSK di tiap kecamatan. “Mereka juga harus menjalani pengobatan secara rutin,” ujarnya.
Sebelumnya, pada 4 Juli lalu Dinsos Nganjuk merujuk 14 ODGJ. Belasan ODGJ tersebut berasal dari berbagai kecamatan. Diantaranya Wilangan, Patianrowo, Bagor, Kertosono, Pace, Prambon, Berbek dan Loceret. Usai mendapatkan perawatan, 11 ODGJ dipulangkan. Jika nantinya dari 11 ODGJ tersebut ada yang kambuh lagi, Darmantono menyebut, pihaknya juga bisa merujuk kembali ke RSJ Menur. “Jika ada yang kambuh lagi maka bisa dikirim ke sana lagi,” pungkasnya. (nov/tyo)