Rujuk ke RSJ Menur karena Sering Ngamuk
NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Puluhan warga di Kabupaten Nganjuk menjadi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Hal itu terungkap setelah Dinas Sosial Kabupaten Nganjuk melakukan pendataan. “Total ada 59 orang yang masuk ODGJ dan harus menjalani perawatan,” Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Dinas Sosial Kabupaten Nganjuk Mukhlis.
Sebanyak 59 ODGJ itu didapat dari laporan masyarakat dan penyisiran anggota TKSK. Kemudian, puluhan ODGJ itu dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur.
Karena mereka menunjukkan gejala berat, mulai dari perilaku agresif hingga tidak mampu mengurus diri sendiri. “ODGJ ini berasal dari Kecamatan Wilangan, Patianrowo, Bagor, Kertosono, Pace, Prambon, Berbek, dan Loceret,” ujar Mukhlis.
Baca Juga: Siswi Lebih Pilih Skincare daripada Buku
Menurut Mukhlis, ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang menjdi ODGJ. Mulai dari faktor keturunan hingga beban pikiran yang terlalu berat.
Program penanganan ODGJ di Nganjuk terus diperkuat. Termasuk melalui kerja sama lintas sektor. Mulai dari mulai dari dinas kesehatan, satpol PP, hingga RSJ Menur.
Terpisah, Wadir Pelayanan medis dan keperawatan RSJ Menur Rifatul Hasna menjelaskan, pihaknya secara rutin menjemput ODGJ untuk menjalani perawatan. Yakni selama dua minggu sekali. “Jadi kami menerima informasi dari TKSK dan dinsos. Terus kami koordinasikan secara internal dan kami akan menjemput,” paparnya.
Nantinya, usai dibawa ke RSJ Menur, ODGJ tersebut menjalani perawatan selama dua minggu. Jika hasilnya bagus maka akan dipulangkan kembali ke Nganjuk. “Kalau ODGJ ini harus terus menjalani perawatan rutin agar stabil,” ungkap Rifatul. (nov/tyo)
Editor : Jauhar Yohanis