RSD Nganjuk Gelar Forum Konsultasi Publik bersama Stakeholder
Syahrul Andry Wahyudi• Kamis, 24 Juli 2025 | 19:20 WIB
TINGKATKAN PELAYANAN: Sekda Nur Solekan beri usulan saat forum konsultasi publik di RSD Nganjuk.
Menggali Masukan untuk Peningkatan Pelayanan Pasien
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Rumah Sakit Umum Daerah (RSD) Nganjuk menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Penyelenggara Pelayanan kemarin. FPK tersebut untuk menggali usulan, saran, maupun masukan dari para pemangku kebijakan atau stakeholder berkaitan pelayanan di RS milik Pemkab Nganjuk itu.
FKP berlangsung di Ruang Rapat Amerta RSD Nganjuk. Diskusi diikuti sejumlah pihak terkait. Seperti dewan pengawas, pemerintah daerah, DPRD, perguruan tinggi, puskesmas, maupun profesional.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Kabupaten Nganjuk yang juga Ketua Dewan Pengawas RSD Nganjuk, Nur Solekan. Saat paparan, Nur Solekan menjelaskan, saat ini pemerintah daerah terus berupaya memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan semaksimal mungkin.“RSD Nganjuk ini juga selalu berbenah. Segala hal baik yang berdampak pada peningkatan pelayanan akan kita dukung,” jelasnya.
Direktur RSD Nganjuk dr Tien memberi sambutan.
Sementara itu, Direktur RSD Nganjuk dr Tien Farida Yani, MMRS mengatakan, pada FKP tersebut tercatat mengerucut pada tujuh poin. Pertama, RSD Nganjuk akan berbenah dengan komunikasi, evaluasi, dan edukasi dengan cakupan yang terlibat semakin luas. Kedua, akan mengoptimalkan produktivitas maupun pelayanan sivitas hospitalia RSD Nganjuk.
Ketiga, pemanfaatan media sosial untuk edukasi dan marketing kepada masyarakat. Keempat, dukungan pemerintah daerah maupun legislatif dalam upaya pengembangan layanan RSD Nganjuk. “Termasuk review master plan gedung baru RSUD Nganjuk ini memiliki peraturan bupati (perbup) agar ke depan dapat dilaksanakan dengan memiliki dasar,” ungkapnya.
Kelima, kolaborasi dengan media massa maupun LSM terkait layanan kepada masyarakat. Keenam, IGD RSD Nganjuk telah mendapat apresiasi dalam pelayanan code blue atau kondisi kegawatdaruratan. Ketujuh, RSD Nganjuk telah siap menerima pasien dengan gangguan jiwa. “Insya Allah semua masukan dan saran ini akan menjadi nilai berarti bagi kami agar ke depan pelayanan semakin optimal,” tandas dr Tien. (ik3/adv/tyo)