Harga Brambang di Pasar Sukomoro Melambung, Ini Penyebabnya!
Novanda Nirwana• Sabtu, 26 Juli 2025 | 13:18 WIB
NAIK LAGI: Pedagang di Pasar Bawang Merah Sukomoro mengangkat brambang untuk ditimbang kemarin. Harga bawang merah lokal menembus Rp 44 ribu per kilogram.
Satu Kilogram BisaTembus Rp 44 Ribu
NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Harga brambang di Pasar Sukomoro melambung. Pada Jumat (25/7), harga brambang menembus Rp 44 ribu per kilogram. “Kenaikan harga brambang terjadi sejak seminggu terakhir,” ujar Samirah, 71, salah satu pedagang brambang di Pasar Sukomoro.
Menurut Samirah, harga brambang Rp 44 ribu per kilogram itu untuk kualitas bawangmerah super. Harga tersebut ada di tingkat grosir. Sedangkan, di tingkat eceran, harga brambang dipastikan jauh di atas Rp 44 ribu per kilogram.
Uniknya, harga brambang Rp 44 ribu itu adalah brambang lokal Nganjuk. Sedangkan, brambangluar pulau, harganya justru lebih mahal. “Brambang Bima harganya sudah Rp 50 ribu per kilogram,” ungkap Samirah.
Terkait harga brambang yang melambung, Samirah mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebabnya. Hanya, dia memprediksi stok brambang di tingkat petani menurun. Karena panen raya brambang telah berakhir. “Kulakannya naik jadi kami jualnya jadi mahal,” ujarnya.
Akibat harga brambang yang melambung, Samirah mengaku omzetnya justru menurun. Jika sebelumnya, dia bisa menjual lima karung brambang di Pasar Sukomoro, sekarang turun lebih dari separo. “Sehari laku dua karung brambang saja jarang,” keluhnya.
Sepinya pembeli brambang ini karena masyarakat juga mengurangi penggunaan brambang untuk masakan. Sulasmi, 42, warga Sukomoro, mengaku hanya membeli eceran untuk brambang. Karena harga brambang tinggi. “Saya hanya beli 3 kilogram saja,” ujarnya.
Menurut Sulasmi, sebenarnya, jika harga brambang murah, dia bisa membeli sekarung. Namun, karena harga brambang melambung, dia memilih membeli eceran. Sehingga, setiap hari, dia akan ke Pasar Sukomoro untuk membeli brambang.
Sulasmi berharap, harga brambang kembali turun. Karena Nganjuk adalah penghasil brambang. Seharusnya, harga brambang tidak melambung. “Kalau harga brambang mahal maka kami terpaksa mengurangi brambang untuk masakan,” ujarnya. (nov/tyo)