MUTASI BESAR-BESARAN: Bupati Marhaen melantik puluhan pejabat eselon III dan IV di pendapa kemarin.
31 Pegawai Batal Promosi karena Terganjal Aturan
NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Mutasi besar-besaran terjadi di lingkungan Pemkab Nganjuk kemarin. Sebanyak 52 pejabat administrator dan pengawas resmi dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi,. Pelantikan ini merupakan bagian dari proses rotasi, mutasi, dan promosi jabatan eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Nganjuk.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan bahwa, sebetulnya ada 83 nama yang diajukan untuk pengangkatan kali ini.
Namun karena aturan dua tahun masa jabatan belum terpenuhi, sebagian akhirnya tertunda. Sehingga ada 52 yang resmi dilantik kemarin. “Mungkin nanti bisa, tapi tentu harus melalui evaluasi kinerja,” paparnya.
Marhaen menyebut, pelantikan ini bukan sekadar formalitas. Justru, menjadi langkah awal untuk membangun komitmen baru. Setiap pejabat yang baru dilantik diharapkan bisa menjaga integritas, bekerja secara profesional, dan menjauhi hal-hal yang bisa menyalahi aturan.
“Kami ucapkan selamat dan sukses untuk menempati job barunya. Tapi ingat, tetap harus profesional dan hindari hal-hal yang membahayakan, termasuk pelanggaran peraturan perundang-undangan,” pesan Marhaen.
Usai dilantik, nantinya akan dilakukan evaluasi kinerja. Evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala, tiga hingga enam bulan ke depan. Jika ditemukan ketidaksesuaian, bisa saja dilakukan penyesuaian kembali. “Tiap tiga bulan, nanti kami evaluasi. Kalau dalam enam bulan ternyata kinerjanya lebih bagus di tempat asal, bisa saja kami diskusikan kembali,” imbuh Marhaen.
Orang nomor satu di Pemkab Nganjuk ini berharap seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Nganjuk bisa menjaga kondusivitas dan bekerja secara profesional.“Silakan kalau merasa ada yang kurang pas, sampaikan. Ini semua untuk mengurangi risiko,” pungkasnya.
Pelantikan yang berlangsung di Pendapa KRT Sosrokoesoemo berlangsung khidmat. Para pejabat yang dilantik berasal dari berbagai dinas dan kecamatan, dengan posisi yang bervariasi mulai dari sekretaris kelurahan hingga sekretaris dinas. (nov/tyo)