Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Pilih Pandan Wilis atau Gedung Juang

Karen Wibi • Jumat, 1 Agustus 2025 | 14:00 WIB

OPSI KEDUA: Lahan di sekitar Taman Pandan Wilis diincar untuk pembangunan gedung baru RSUD Nganjuk.
OPSI KEDUA: Lahan di sekitar Taman Pandan Wilis diincar untuk pembangunan gedung baru RSUD Nganjuk.

Rencana RSUD Nganjuk Bangun Gedung Baru 

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Gedung Juang 45 Nganjuk tidak hanya satu-satunya pilihan untuk memperluas area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nganjuk. Menurut dr Tien Farida Yani, mantan Direktur RSUD Nganjuk yang kemarin (31/7) dilantik menjadi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, opsi selain menggusur Gedung Juang 45 Nganjuk adalah bangun RSUD Nganjuk di lokasi baru. “Pilihannya di lahan dekat Taman Pandan Wilis,” ujarnya.

Baca Juga: Marhaen Mutasi 52 Pejabat Eselon III-IV

Menurut dr Tien, lahan di sekitar Taman Pandan Wilis yang berada di Kelurahan Werungotok, Kecamatan Nganjuk sangat luas. Lahan tersebut milik Pemkab Nganjuk. Sehingga, jika hanya butuh 5 hektare untuk rumah sakit tipe B, maka lahan di sana sangat mencukupi. 

Selain itu, lokasi di sekitar Taman Pandan Wilis juga strategis. Pertama karena lokasi tersebut memiliki jalan yang lebar. Sedangkan, keuntungan kedua lokasi di sekitar Taman tersebut dekat dengan Exit Tol Begadung. “Tidak macet,” ujar Tien

Namun demikian, skema kedua tersebut juga memiliki kekurangan. Salah satunya dari biaya besar yang harus dikeluarkan oleh Pemkab Nganjuk. Menurut hitung-hitungan awal, untuk membuat rumah sakit baru tipe B, Pemkab Nganjuk harus menggelontorkan anggaran hingga ratusan miliar. “Minimal butuh sekitar Rp 500 miliar,” ujarnya. 

Anggaran tersebut bukan nilai yang kecil. Apalagi, saat ini, Pemkab Nganjuk harus melakukan efisiensi anggaran. Sehingga, sangat kecil kemungkinan, pemkab bisa membangun rumah sakit baru di lokasi tersebut. 

Baca Juga: BPKAD Nganjuk Lelang Belasan Kendaraan Dinas Toyota New Avanza Rp 44,5 Juta?

Tidak itu saja, peralatan yang dimiliki RSUD Nganjuk juga harus dipindah ke lokasi baru. Ini bukan perkara mudah. Karena banyak peralatan canggih yang telah ditanam di RSUD Nganjuk, seperti CT Scan. “Biayanya sangat besar jika harus memindah peralatan-peralatan tersebut,” imbuh Tien.

Untuk itu, kepala dinas kesehatan perempuan ini belum memutuskan memilih lokasi mana untuk perluasan RSUD Nganjuk. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada Bupati Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro untuk memutuskan. “Semua ada plus dan minusnya,” imbuhnya.  

Perlu diketahui, kondisi bangunan RSUD Nganjuk yang sudah tua dan luas lahan yang hanya 2,6 hektare tidak layak untuk RS tipe B. Karena minimal RS tipe B harus memiliki lahan 5 hektare. Akibatnya, bangunan di RSUD Nganjuk terlihat berjubel. Untuk itu, RSUD Nganjuk memiliki opsi menambah luas rumah sakit dengan menggusur Gedung Juang 45 Nganjuk yang berada di sebelah timurnya. (wib/tyo)

Baca Juga: Cari Tempat Nongkrong Asyik? Ini Daftar Cafe Kekinian di Kediri yang Wajib Dikunjungi

Editor : Miko
#berita nganjuk #taman pandan wilis #pembangunan #exit tol #nganjuk #RSUD Nganjuk #taman #gedung baru