Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

UPMS dan Disperindag Gelar Pelatihan Redrying & Threshing bagi IHT

Syahrul Andry Wahyudi • Rabu, 20 Agustus 2025 | 14:00 WIB

BERMANFAAT: Wakil Rektor III UPMS Dr Indrian Supheni (kiri) memberi peralatan pada peserta pelatihan Redrying & Threshing bagi IHT.
BERMANFAAT: Wakil Rektor III UPMS Dr Indrian Supheni (kiri) memberi peralatan pada peserta pelatihan Redrying & Threshing bagi IHT.

Berdayakan Industri Hasil Tembakau Lokal Semakin Optimal

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk menggelar pelatihan redrying dan threshing kemarin. Pelatihan itu sebagai upaya pemberdayaan Industri Hasil Tembakau (IHT) lokal berdaya saing.

Pembukaan pelatihan berlangsung di Ruang Rapat Anjuk Ladang Pemkab Nganjuk. Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro yang membuka langsung acara tersebut. Wakil bupati yang akrab disapa Mas Handy ini mendorong IHT lokal semakin meningkatkan kualitas produknya.

Baca Juga: Marhaen Restui PPPK Bersamaan 

“Jika produk IHT lokal digemari, maka banyak menyerap tenaga kerja. Sehingga berdampak pada meningkatnya kesejahteraan pekerja IHT sendiri,” ujar Mas Handy mewakili Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.

BERDAHAYAKAN IHT: Wabup Trihandy Cahyo Saputro dan Wakil Rektor III UPMS Dr Indrian Supheni foto bersama peserta pelatihan kemarin.
BERDAHAYAKAN IHT: Wabup Trihandy Cahyo Saputro dan Wakil Rektor III UPMS Dr Indrian Supheni foto bersama peserta pelatihan kemarin.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Nganjuk Sri Handariningsih menambahkan, pelatihan tersebut bertujuan memberi motivasi, pemahaman, dan keterampilan teknis pelaku industri rokok lokal. Sehingga mampu meningkatkan kualitas pengelolaan tembakau melalui proses redrying dan threshing. “Redrying atau pengeringan ulang dan threshing atau pemisahan tulang daun guna mendukung legalitas dan keberlanjutan IHT lokal dan meningkatkan kualitas produk dan daya saing industri rokok di daerah,” ungkapnya.

Baca Juga: Gelar FKP, Dinkes Nganjuk Optimalkan Layanan PKG, JKN, dan Stunting

Untuk diketahui, gelaran tersebut adalah hasil kerja sama antara UPMS dengan Disperindag Kabupaten Nganjuk. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), UPMS mendukung IHT khususnya rokok kretek lokal memberi kontribusi dalam perekonomian daerah dan bangsa. “Jika SDM industri lokal semakin terampil, maka kualitas produk dan daya saing akan meningkat. Pada akhirnya memperkuat perekonomian daerah,” sambung Wakil Rektor III UPMS Dr Indrian Supheni mewakili Rektor UPMS Dr Vera Septi Andrini.

PEMBUKAAN: Wabup Trihandy beri sambutan di pelatihan kemarin.
PEMBUKAAN: Wabup Trihandy beri sambutan di pelatihan kemarin.

Pelatihan tersebut hingga Jumat (22/8). Usai pembukaan, pada hari kedua hingga terakhir pelatihan dilaksanakan di beberapa pabrik rokok. Seperti PT Rimba Damai Sejahtera, PT Adhitama Sejahtera Alami, PR Rumput Gajah dan Wuwu, serta PR Mangga Gandeng. (ik3/adv/tyo)

Editor : Miko
#disperindag #LPMM #nganjuk #pelatihan #UPMS