Disnaker Nganjuk Gelar Pelatihan Menjahit DBHCHT untuk Tekan Pengangguran

Syahrul Andry Wahyudi • Dipublikasikan Kamis, 21 Agustus 2025 | 14:05 WIB

NGANJUK MELESAT: Kepala Disnaker Nganjuk Itsna Shofiani foto bersama peserta pelatihan.
NGANJUK MELESAT: Kepala Disnaker Nganjuk Itsna Shofiani foto bersama peserta pelatihan.

Pakai DBHCHT Ciptakan Puluhan Penjahit Andal

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk berupaya keras menekan angka pengangguran di Kota Angin. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menggelar pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja berdasar klaster kompetensi.

Salah satu pelatihan yang dilaksanakan adalah menjahit. Kegiatan tersebut diselenggarakan selama sepuluh hari, terhitung dimulai sejak kemarin.

Baca Juga: UPMS dan Disperindag Gelar Pelatihan Redrying & Threshing bagi IHT

Yang membuka pelatihan menjahit gelombang kedua tersebut adalah Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk, Itsna Shofiani. Itsna mengatakan, saat ini jumlah pengangguran di Kota Angin mencapai 24 ribu jiwa.

TEKAN PENGANGGURAN: Peserta pelatihan menjahit mendapat perlengkapan dari disnaker.
TEKAN PENGANGGURAN: Peserta pelatihan menjahit mendapat perlengkapan dari disnaker.

Untuk itu, dia mendorong peserta pelatihan untuk bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan agar ilmu yang didapat bermanfaat. “Insya Allah jika bersungguh-sungguh, bukan tidak mungkin Anda menjadi penjahit andal. Baik membuka usaha mandiri atau bekerja,” katanya membuka kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Disnaker Kabupaten Nganjuk ini.

Baca Juga: Dari Coffee Shop Estetik hingga Startup Digital, Ini Peluang Bisnis Kekinian untuk Gen Z

Untuk diketahui, kegiatan tersebut terselenggara dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025. Adapun jumlah peserta pelatihan sebanyak 15 orang.

Selama pelatihan, peserta mendapat berbagai materi dan keterampilan menjahit. Karena disnaker menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Modes Amin, instruktur profesional di bidang jahit pakaian.

MANFAATKAN DBHCHT: Kepala Disnaker Itsna Shofiani beri sambutan.
MANFAATKAN DBHCHT: Kepala Disnaker Itsna Shofiani beri sambutan.

Selain itu, peserta pelatihan juga mendapat berbagai fasilitas. Seperti alat tulis, tas ransel, maupun seragam. Perlengkapan tersebut diserahkan secara simbolis saat pembukaan pelatihan.

Penyerahan perlengkapan menjadi penanda resmi dimulainya pelatihan. Adapun yang menyerahkan perlengkapan tersebut adalah Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk Itsna Shofiani, dan anggota Komisi IV DPRD Nganjuk Freldy Santoso.

Baca Juga: 52 Truk dan Pikap Terjaring Razia di Nganjuk, Apa Kesalahannya?

Kemudian, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Nganjuk, Judi Ernanto, Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Kabupaten Nganjuk Zainal Gozali, serta Mulyono dari LPK Modes Amin. (ik3/adv/tyo)

Editor : Miko
menjahit pengangguran disnaker nganjuk pelatihan