Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Jembatan Kutorejo Ditarget Rampung 4 Bulan Lagi, Bakal Jadi Jalur Alternatif ke Bojonegoro

Novanda Nirwana • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 13:30 WIB

WAKTU MEPET: Pembangunan Jembatan Kutorejo, Kecamatan Bagor dikebut kemarin. Akhir tahun ini pembangunan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Bagor dengan Kecamatan Rejoso harus tunta
WAKTU MEPET: Pembangunan Jembatan Kutorejo, Kecamatan Bagor dikebut kemarin. Akhir tahun ini pembangunan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Bagor dengan Kecamatan Rejoso harus tunta

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pembangunan Jembatan Kutorejo di Kecamatan Bagor terus dikebut. Karena sesuai target, jembatan penghubung Kecamatan Bagor dan Rejoso itu harus rampung di akhir tahun. Artinya hanya tersisa waktu empat bulan.

Hingga kemarin (22/8), proses pembangunan jembatan masih dikebut. Pelaksana Lapangan Pembangunan Jembatan Anugerah Dwi Pamungkas mengatakan, proses pembangunan jembatan masih sesuai jadwal. Hingga kemarin, proses pembangunan pondasi jembatan di sisi selatan sudah rampung dilakukan.

Kini para pekerja sedang fokus melakukan pembangunan pondasi di sisi utara. Proses tersebut akan membutuhkan waktu sekitar satu bulan. “Pilar untuk sisi utara juga sudah terpasang. Semoga semuanya lancar,” ujarnya.

Setelah pondasi rampung, pekerja dapat segera melakukan pembangunan struktur atas. Hingga finishing dengan melakukan pengaspalan. Proses tersebut akan terus dikebut. Karena sesuai target pembangunan jembatan harus rampung akhir Desember mendatang. “Sebelum akhir tahun Insyallah sudah bisa dilewati,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi juga menaruh perhatian pada proyek pembangunan jembatan. Dia mengatakan, jika pembangunan Jembatan Kutorejo menjadi proyek strategis di Kabupaten Nganjuk. Karena nantinya jembatan tersebut akan menghubungkan dua kecamatan besar di Nganjuk. Yaitu, Kecamatan Bagor dan Rejoso. Ditambah jembatan tersebut dapat menjadi jalur alternatif bagi masyarakat yang ingin ke Kabupaten Bojonegoro. “Kami terus berkoordinasi agar jembatan tersebut rampung tepat waktu,” ujarnya.

Seperti diketahui, Jembatan Kutorejo rusak pada Maret 2022 lalu. Jembatan tersebut mengalami ambles di bagian sisi utara. Salah satu penyebabnya adalah karena jembatan yang sering dilalui oleh kendaraan besar. Kendaraan tersebut sering lewat selama proses pembangunan Bendungan Semantok.

Setelah ambles, jembatan ditutup total. Lalu pada April 2022, jembatan tersebut diperbaiki untuk sementara. Jembatan bailey dibangun di sisi jembatan yang ambles. Selama itu, warga yang melewati jembatan itu harus bergantian. Penyebabnya jembatan bailey yang sempit. Beruntung di tahun ini, jembatan tersebut mendapat jatah perbaikan. Perbaikan tersebut dilakukan langsung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. (wib/tyo)

Editor : Miko
#kutorejo #rejoso #pembangunan #rampung #jembatan #nganjuk #bojonegoro #jalur penghubung