Honorer R2, R3, R4 Nganjuk Waswas, BKPSDM Pastikan Semua Lolos Jadi PPPK Paruh Waktu
Karen Wibi• Sabtu, 23 Agustus 2025 | 12:45 WIB
Honorer R2, R3, dan R4 Waswas Ketlisut
BKPSDM Jamin Peserta Tes CASN 2024 Masuk 100%
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Tenaga honorer R2, R3, dan R4 waswas. Penyebabnya, mereka tidak bisa mengetahui namanya masuk yang diusulkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nganjuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu atau tidak."Tidak ada pengumuman daftar nama-nama honorer R2, R3, dan R4 yang diusulkan BKPSDM menjadi PPPK paruh waktu," keluh Ar, salah satu tenaga honorer.
Menurut honorer yang sudah mengabdi bertahun-tahun ini, dia dan semua honorer ingin melihat data yang diusulkan oleh BKPSDM Nganjuk ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Republik Indonesia (RI).
Alasannya, mereka khawatir namanya terlewatkan. “Saya takut kalau ternyata nama saya tidak masuk pengusulan,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Meski di awal Agustus, Ar dan ribuan honorer lain juga ikut mengumpulkan berkas untukverifikasi data honorer ke bagian kepegawaian di organisasi perangkat daerah (OPD) yang menaunginya tetapi rasa waswas masih saja muncul.
Karena ini adalah kesempatan terakhir menjadi aparatur sipil negara (ASN).
Ketakutan itu juga ditambah karena tak adanya masa sanggah. Karena berbeda dengan rekrutmen PPPK penuh waktu, di paruh waktu, tak ada masa sanggah. Alhasil data yang tidak masuk hingga 25 Agustus mendatang tidak akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu. "Usia saya dan teman-teman itu sudah di atas 35 tahun. Jadi, PPPK ini harapan terakhir," ungkapnya.
Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Nganjuk Agus Heri Widodo mengatakan, tenaga honorer dengan status R2, R3, dan R4 tidak perlu khawatir. Karena BKPSDM Nganjuk memastikan nama merekatermasuk tenaga honorer yang diusulkan ke MenPAN RB melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia.
“Semua tenaga honorer yang sudah mengikuti tes CASN 2024 dan mendapat status R2, R3, dan R4 diusulkan menjadi PPPK paruh waktu,” ujarnya.
Ditambah, pada awal Agustus, BKPSDM Nganjuk melakukan verifikasi. Tujuannya adalah mencocokkan data dari BKN RI dan data di lapangan. Setelah dipastikan beres, seluruh data tersebut akan kembali disetorkan ke BKN RI.
Saat sudah rampung, secara otomatis BKPSDM Nganjuk akan melakukan pengusulan ke BKN RI. “Proses pengusulan sudah rampung dilakukan meski batas waktu pengusulan diperpanjang hingga 25 Agustus mendatang,” imbuhnya.
Perlu diketahui, seluruh tenaga honorer dengan status R2, R3, dan R4 akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu. Hingga saat ini proses sedang berlangsung. Di Pemkab Nganjuk, BKPSDM mengusulkan 2.250 tenaga honorer yang diangkat.
Dengan rincian tenaga honorer R2 dan R3 sebanyak 983 orang. Sedangkan, sisanya adalah tenaga honorer R4. Jumlah 2.250 itu muncul setelah diverifikasi ada 37 honorer R2, R3, dan R4 yang memutuskan resign dari OPD dan ada yang meninggal dunia. (wib/tyo)