Novanda Nirwana• Sabtu, 23 Agustus 2025 | 00:10 WIB
BIKIN PANIK: Petugas Damkarmat Nganjuk mengevakuasi sarang tawon di Desa Babadan, Kecamatan Pace pada Kamis (21/8).
Evakuasi Malam Hari untuk Hindari Risiko Tersengat
NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Warga Dusun Putuk, Desa Babadan, Kecamatan Pace ketakutan. Penyebabnya ada sarang tawon di atap rumah milik Hermanto, 58, warga setempat. Tawon jenis Vespa Affenis itu membuat resah karena dikenal agresif dan berbahaya. Akhirnya, pada Kamis malam (21/8), warga melaporkan kejadian ituke Dinas Pemada.m Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk
Laporan warga langsung ditindaklanjuti oleh tim damkarmat. Sekitar pukul 18.00 WIB, tiga personel Pos Bantu Pace dikerahkan ke lokasi menggunakan mobil operasional. Setiba di lokasi, petugas mengecek sarang tawon yang menempel di bagian depan atap rumah.
Jenis tawon yang ditangani bukan sembarangan. Vespa Affenis dikenal agresif dan berbahaya. Sengatannya dapat menimbulkan reaksi parah pada manusia, bahkan berisiko fatal jika menyerang secara berkelompok. Atas pertimbangan itu, evakuasi dilakukan malam hari, ketika tawon lebih pasif.
Proses penanganan berlangsung dengan pengamanan berlapis. Petugas menggunakan cairan khusus untuk melumpuhkan tawon sebelum sarang diturunkan. Evakuasi akhirnya berhasil tanpa ada korban tersengat. “Seluruh sarang berhasil dievakuasi dan lingkungan kembali aman,” jelas Dinas Damkarmat Nganjuk Imam Ashari.
Menurut Imam, evakuasi sarang tawon tidak bisa sembarangan. Harus dilakukan petugas profesional. Untuk itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak mengevakuasi sarang tawon sendiri. “Risiko disengat sangat tinggi. Segera lapor ke damkarmat jika menemukan sarang di sekitar rumah agar bisa kami tangani dengan aman,” terangnya. (nov/tyo)